
Analisis Efisiensi Relatif di Unit Pelaksana Teknis Badan Pengawas Obat dan Makanan Tahun 2019
Author(s) -
Pantri Widyastuti,
Atik Nurwahyuni
Publication year - 2022
Publication title -
jurnal ekonomi kesehatan indonesia/jurnal ekonomi kesehatan indonesia
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2598-3849
pISSN - 2527-8878
DOI - 10.7454/eki.v6i2.5320
Subject(s) - physics , mathematics , humanities , philosophy
Tantangan pengawasan obat dan makanan mengharuskan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM bekerja optimal di tengah keterbatasan sumber daya. Analisis efisiensi relatif pada Unit Pelaksana Teknis BPOM tahun 2019 dilakukan bertujuan untuk perbaikan dalam perencanaan, penganggaran, dan kebijakan strategis BPOM dalam upaya peningkatan capaian kinerja pada masing-masing UPT. Perhitungan efisiensi relatif menggunakan metode DEA (Data envelopment Analysis). Penelitian ini menggunakan mixed method dengan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian adalah 31 UPT BPOM yang memenuhi syarat sebagai DMU (Decision Making Unit) dan menggunakan 3 input dan 4 output yang diuji dengan metode DEA. Terdapat 10 informan dalam analisis kualitatif untuk mengetahui strategi dalam pencapaian efisiensi UPT. Hasil dari analisis terdapat 15 UPT yang efisien dan 16 UPT yang tidak efisien. Hasil wawancara diketahui bahwa UPT yang efisien dan yang tidak efisien telah melaksanakan strategi efisiensi internal dengan baik. DEA merupakan analisis efisiensi relatif dengan konsep memaksimalkan rasio output dan input. Penggunaan model VRS (Variabel return to Scale) yang mempertimbangkan proses, diharapkan mengeliminasi kekurangan yang terdapat dalam perhitungan dengan DEA. Perhitungan DEA dilakukan secara mekanik, maka diperlukan pendalaman proses untuk menggali faktor efisiensi yang tidak didapatkan dari perhitungan DEA, terlebih untuk organisasi yang dalam prosesnya melibatkan faktor eksternal yang cukup besar.