
Peningkatan jumlah sepeda motor yang pesat menimbulkan berbagai masalah dari sisi ekonomi, sosial dan lingkungan. Namun di sisi lain, keberadaan sepeda motor juga merupakan sarana yang penting bagi masyarakat berpendapatan rendah untuk mengakses berbagai kesempatan yang dapat meningkatkan kehidupan mereka seperti; pekerjaan, pendidikan, kesehatan. Untuk itu perlu dicari solusi yang tepat untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terutama yang berpendapatan rendah terhadap sepeda motor, tanpa mengorbankan hak mereka terhadap kesempatan tersebut. Salah satunya adalah dengan memahami bagaimana peran dan pola penggunaan sepeda motor pada masyarakat berpendapatan rendah di kawasan perkotaan, yang menjadi tujuan dari studi ini. Untuk mencapai tujuan tersebut dikumpulkan data mengenai peran dan pola penggunaan sepeda motor dari 437 rumah tangga penduduk berpendapatan rendah di dua kelurahan dan dua desa di Kawasan Perkotaan Yogyakarta (KPY). Data kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan metode statistik deskriptif dan inferensi. Berdasarkan analisis terhadap data didapatkan bahwa sepeda motor berperan besar dalam menunjang pergerakan masyarakat berpendapatan rendah. Walaupun dirasa memberatkan, banyak masyarakat berpendapatan rendah yang terpaksa memiliki lebih dari satu unit sepeda motor. Penggunaan sepeda motor pun sebagian besar adalah untuk keperluan bekerja dan pendidikan sehingga ketiadaan moda tersebut dapat bepengaruh besar pada kehidupan mereka.
Kata kunci. Sepeda motor, masyarakat berpendapatan rendah, Kawasan Perkotaan Yogyakarta
A rapid increase in motorcycle ownership has led to various economic, social and environmental problems. On the other hand, motorcycles are also an important mode of transportation for low-income people for accessing a wide range of opportunities that can improve their lives, such as employment, education, and health. Therefore, it is necessary to find appropriate solutions to reduce motorcycle dependency, especially among low-income people, without compromising their right to the various opportunities offered by the motorcycle. One of the solutions is to understand the roles and patterns of motorcycle usage among low-income people in urban areas, which was the goal of this study. To achieve these objectives, the role and usage patterns of motorcycles of 437 low-income households were collected in two districts and two villages in Yogyakarta Urban Area (Kawasan Perkotaan Yogyakarta). The data were processed and analyzed using descriptive statistical methods and inferential statistics. Based on the analysis it was shown that motorcycle plays a major role in supporting the mobility of low-income people. Although considered as burdening, many low-income people are forced to have more than one motorcycles. The motorcycles are mostly used for the purposes of work and education, so that the absence of this mode of transportation can affect their lives substiantally.
Keywords. Role of motorcycle, pattern of motorcycle usage, low-income people