
Abstrak. Infrastruktur merupakan salah satu sektor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah. Efek pengganda dapat digunakan sebagai ukuran untuk mengetahui seberapa besar peran infrastruktur dalam perekonomian. Melalui efek multiplier juga dapat dilakukan perbandingan berbagai sektor dalam perekonomian sehingga pada akhirnya akan dapat diketahui sektor mana yang paling dominan dalam perekonomian di suatu wilayah. Dengan kata lain semakin tinggi efek multipliernya maka semakin besar pula peran sektor tersebut dalam perekonomian. Artikel ini mencari tahu seberapa besar efek multiplier infrastruktur Pekerjaan Umum (PU) dalam perekonomian Provinsi Bali. Infrastruktur disini dibatasi hanya untuk infrastruktur PU dengan pertimbangan karena Kementerian Pekerjaan Umum merupakan Kementerian yang mengurusi infrastruktur dengan porsi anggaran terbesar dalam APBN. Sementara pemilihan Provinsi Bali dilandasi atas pemikiran bahwa Provinsi Bali merupakan salah satu provinsi termaju di Indonesia dengan perekonomian yang sudah bertumpu pada sektor tersier. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah analisis input-output dengan bersumber dari Tabel Inter Regional Input Output (IRIO) Provinsi Bali Tahun 2005 untuk menghitung 3 efek multiplier yaitu output multiplier (OM), single household income multiplier (SHIM) dan simple employment multiplier (SEM). Berdasarkan analisis yang dilakukan maka ditemukan bahwa peran infrastruktur PU dalam perekonomian Provinsi Bali ternyata tidak terlalu besar. Kemampuan infrastruktur PU dalam menggerakkan perekonomian, meningkatkan pendapatan rumah tangga dan penyerapan tenaga kerja masih sangat kecil terutama jika dibandingkan dengan sektor industri.
Kata kunci. Infrastruktur, analisis input-output, efek pengganda, Bali
Abstract. Infrastructure is one of sectors which can encourage regional economic growth in a region. Multiplier effect can be used as a tool to determine the role of infrastructure in the economy. Multiplier effect also can be used to compare sectors in economy so in the end it can be revealed the dominant sector in a region. The higher the multiplier effect, the bigger the sector role in the economy. This article tried to determine the multiplier effect of PU infrastructure in Bali Province economy. Infrastructure here was limited only to PU infrastructure because the Ministry of Public Work (PU) is the Ministry that administer infrastructure with bigest allocation budget from the state budget (APBN). Meanwhile Bali Province was chosen because Bali is one of the most developed provinces in Indonesia. The method used in this article was input – output analysis by using 2005 Bali Province inter regional input output (IRIO) table. There are 3 (three) multiplier effects revealed: output multiplier (OM), single household income multiplier (SHIM) and simple employment multiplier (SEM). The conclusion is that the ability of PU infrastructure to generate the economy, raise the household income and absorb the employment is insignificant compared to the industrial sectors.
Keywords. Infrastructure, input – output analysis, multiplier effect, Bali