
Pendidikan Kristiani tentang Pengampunan sebagai Salah Satu Keterampilan dalam Membangun Pernikahan yang Sehat
Author(s) -
Yakub Hendrawan Perangin Angin,
Tri Astuti Yeniretnowati,
Ria Pagalung
Publication year - 2022
Publication title -
manthano
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2829-0135
pISSN - 2828-951X
DOI - 10.55967/manthano.v1i1.7
Subject(s) - humanities , psychology , forgiveness , art , social psychology
Nowadays, many Christian marriages are not prosperous and some of them end in separation. One of the causes of prolonged separation and contention in Christian marriages is a lack of forgiving skills. Apologies and forgiveness which are core elements in a healthy relationship are rarely practiced and possessed by married couples. This study uses a literature review method, namely by analyzing the concept of forgiveness according to Christianity in the life of a husband and wife. The results of this study indicate several important efforts that must be developed by Christian husbands and wives so that their marriages are characterized by forgiveness skills, namely: First, Teaching the Meaning of Forgiveness. Second, Apologize to Your Partner. Third, Continue Deliberately Towards Reconciliation. Fourth, Cultivate the Spirit of Forgiveness. Fifth, Cultivate the Art of Apologizing as a Lifestyle. Sixth, Other Practical Actions in Marriage.Abstrak: Dewasa ini banyak pernikahan Kristen yang berjalan dengan kurang sejahtera bahkan beberapa diantaranya berakhir dengan perpisahan. Salah satu penyebab perpisahan dan pertengkaran yang berkepanjangan di dalam pernikahan Kristen adalah karena kurangnya memiliki keterampilan mengampuni. Permintaan maaf dan pengampunan yang merupakan elemen inti dalam hubungan yang sehat sudah jarang sekali dipraktikkan dan dimiliki oleh pasangan suami istri. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka, yaitu dengan cara menganalisis tentang konsep mengampuni menurut Kristen dalam kehidupan suami istri seharusnya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan beberapa upaya penting yang harus dikembangkan suami istri Kristen agar pernikahannya diwarnai keterampilan mengampuni, yaitu: Pertama, Mengajarkan makna mengampuni. Kedua, Meminta maaf pada pasangan. Ketiga, Menumbuhkan semangat rekonsiliasi. Keempat, Menumbuhkan semangat memaafkan. Kelima, Membudayakan seni meminta maaf sebagai gaya hidup. Keenam, Tindakan praktis lainnya dalam pernikahan.