
MANAJEMEN DAN REKAYASA LALU LINTAS PADA HARI PASAR DI PASAR KOTO BARU KABUPATEN TANAH DATAR
Author(s) -
Ni Putu Wulan Andreyani,
I Made Suraharta,
Irfan Hardiansyah
Publication year - 2016
Publication title -
jurnal penelitian sekolah tinggi transportasi darat
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2776-351X
pISSN - 2086-6569
DOI - 10.55511/jpsttd.v7i1.535
Subject(s) - physics , humanities , art
Kelancaran Lalu Lintas pada setiap kawasan mutlak harus didukung oleh kemampuan infrastruktur dalam memenuhi permintaan yang ada. Akan tetapi, penyediaan infrastruktur yang baik tanpa dibarengi oleh manajemen lalu lintas tidaklah akan menghasilkan kinerja lalu lintas yang optimal. Kedua hal tersebut harus dipenuhi secara bersamaan jika kita menginginkan kinerja lalu lintas secara optimal. Kabupaten Tanah Datar merupakan kabupaten yang sedang berkembang sehingga mobilitas perdagangan dan jasa cukup tinggi. Pasar Koto Baru merupakan pasar yang mempunyai letak yang cukup strategis berada pada ruas jalan yang memiliki fungsi jalan sebagai jalan arteri dan status jalan sebagai jalan nasional Pasar ini memiliki tingkat aktifitas perjalanan yang tinggi pada hari pasar sehingga ruas jalan di kawasan pasar ini memiliki volume lalu lintas yang tinggi. Bangkitan dan tarikan perjalanan pada hari pasar di Pasar Koto Baru ini menyebabkan tingginya pergerakan kendaraan dan pejalan kaki di kawasan tersebut yang terus bertambah seiring semakin berkembangnya pusat perdagangan dan jasa dan banyaknya gangguan-gangguan lalu lintas muncul pada ruas jalan tersebut seperti munculnya parkir kendaraan di badan jalan dan kurang tertibnya pengguna jalan terutama pejalan kaki. Melihat kondisi ini perlu adanya manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk mengoptimalkan penggunaan prasarana yang ada, meningkatkan efisiensi pergerakan lalu lintas secara menyeluruh dengan tingkat aksesibilitas yang tinggi serta menyeimbangkan permintaan terhadap prasarana yang ada. Manajemen dan rekayasa lalu lintas yang diterapkan harus mempertimbangkan pengaruh terhadap unjuk kerja lalu lintas. Berdasarkan hasil analisa, maka skenario penanganan yang diterapkan dapat menurunkan v/c ratio dari 0,88 menjadi 0,72 di ruas jalan yang paling bermasalah pada kondisi eksisting. Dalam pelaksanaan skenario penanganan tersebut, maka dukungan dari semua pihak yang terkait mutlak diperlukan sehingga Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mampu mensosialisasikan skenario yang diterapkan kepada masyarakat dan melakukan penekanan ketegasan hukum dalam pelaksanaannya di lapangan.
Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas, V/C Ratio, Kecepatan, Kepadatan, Parkir, Pejalan Kaki, Waktu Operasi Angkutan Barang