z-logo
open-access-imgOpen Access
Perbedaan Tekanan Darah Sebelum dan Sesudah Hemodialisis pada Pasien CKD on HD
Author(s) -
Dhian Luluh Rohmawati
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal cakra medica
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2581-3005
pISSN - 2355-6293
DOI - 10.55313/ojs.v6i2.83
Subject(s) - medicine , gynecology
Latar Belakang: Chronic Kidney Disease (CKD) atau yang biasa disebut gagal ginjal kronis adalah penyakit ginjal yang terjadi 3 bulan lebih  ditandai dengan adanya kelainan pada struktural dan fungsional ginjal, dengan atau tanpa penurunan laju filtrasi ginjal (GFR). Tujuan: untuk mengetahui perbedaan tekanan darah sebelum maupun sesudah melakukan hemodialisis. Metode: Desain yang digunakan adalah observasional analitik dengan cross sectional, pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sebesar 68 responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi dengan teknik analis uji wilcoxon signed ranks test. Hasil: Berdasarkan penelitian tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah hemodialisis menunjukkan nilai Z (-2.418) dan nilai p=0,016 (p<0,005) dan tekanan darah diastolik sebelum dan sesudah hemodialisis menunjukkan nilai Z (-11.996) dan nilai p=0.046 (p<0,05). Kesimpulan: Berdasarkan analisis menunjukkan terdapat perbedaan tekanan darah pada pasien CKD sebelum dan sesudah hemodialisis.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here