z-logo
open-access-imgOpen Access
FACT AND FICTION IN WILLIAM SHAKESPEARE’S KING LEAR
Author(s) -
Ali Fauzi
Publication year - 2019
Publication title -
karangan
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2715-9051
pISSN - 2656-1832
DOI - 10.55273/karangan.v1i01.9
Subject(s) - art , humanities , drama , literature
Sastra merupakan produk masyarakat buah karya pengarang hasil olah penafsiran tentang kehidupan nyata. King Lear adalah drama produk masyarakat zaman Renaisance, maka tentu drama ini mencerminkan fakta dan cermin masyarakat pada zamannya. Shakespeare memproses nya melalui imajinasi dan perenungan sehingga unsur fiksi juga pasti ada. Dalam drama ini, fakta terlihat lewat seting, karakter dan peristiwa. Dari unsur seting, kisah ini terjadi di Inggris, di istana dan Pesisir Dover pada tahun 1602-1608 tepatnya zaman Renaisan yang atmosfernya penuh dengan konflik antara Inggris dan Spanyol. Unsur karakternya menampilkan tokoh utama yang historis dan legendaris serta tokoh cerita yang lazim ada pada dunia nyata. Peristiwa yang ada mencerminkan fenomena dan pola fikir masyarakat umumnya seperti pembagian warisan yang tidak adil, satu pria di perebutkan dua wanita, prubahan pola fikir, munculnya gaya hidup sekuler dan matrialis serta kepercayaan pada mitos klasik. Semua aspek tersebut sebetulnya fiksi karena King Lear merupakan karya sastra produk dari imajinasi. Jadi Drama ini tentu mengandung unsur fakta dan fiksi yang bias di analisa dari aspek logika dan imajinasi.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here