z-logo
open-access-imgOpen Access
PENGARUH PEMBERIAN SEDIAAN EMULGEL EKSTRAK BUAH MAHKOTA DEWA (PHALERIA MACROCARPA (SCHEFF). BOERL.) DAN EKSTRAK DAUN PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) DENGAN KITOSAN SEBAGAI GELLING AGENT TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR
Author(s) -
Yogie Irawan,
Novi Rimba Sari,
Risa Chandra Alfaninda
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal borneo cendekia
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2549-1822
DOI - 10.54411/jbc.v3i2.150
Subject(s) - traditional medicine , medicine
Pendahuluan: Sejumlah studi menunjukkan bahwa tanaman tradisional berpotensi sebagai agen penyembuhan luka bakar, buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff). Boerl.) dan daun pepaya (Carica papaya L.). Metode penelitian: Subjek penelitianya adalah 20 ekor tikus yang dibagi dalam 4 kelompok, yaitu kelompok kontrol positif (+), kelompok kontrol negatif (-), kelompok kontrol formulasi buah mahkota dewa 10% dan daun pepaya 5%, kelompok formulasi buah mahkota dewa 20% dan daun pepaya 10%. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap kontrol memberikan pengaruh terhadap penyembuhan luka bakar. Emulgel-kitosan ekstrak buah mahkota dewa dengan konsentrasi 20% memiliki efek penyembuhan yang paling besar dengan presentase penyembuhan 95,43% dibandingkan dengan emulgel-kitosan ekstrak buah mahkota dewa 10% (77,3%), kontrol positif (92,73%), dan kontrol negatif (64,94%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian sediaan emulgel ekstrak buah mahkota dewa dengan kitosan sebagai gelling agent terhadap penyembuhan luka bakar pada tikus. Kata Kunci: Emulgel, Buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff). Boerl.), Daun Pepaya (Carica Papaya L.), Kitosan, Luka bakar, Penyembuhan luka. 

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here