
Pemeriksaan Golongan Darah pada Pelajar Sekolah Islam Terpadu (SIT) Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tahfidzul Qur’an Azhar Center Kota Makassar
Author(s) -
Rahmawati Rahmawati,
Andi Fatmawati,
Muawanah Muawanah,
Hasnah Hasnah
Publication year - 2021
Publication title -
lontara abdimas
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2747-2213
pISSN - 2721-2742
DOI - 10.53861/lomas.v2i1.203
Subject(s) - medicine , gynecology
Perkembangan teknologi yang sangat pesat di abad ini, juga berpengaruh terhadap kesehatan manusia, dengan permintaan kebutuhan darah untuk manusia yang meningkat. Kebutuhan persediaan darah yang efisien, cepat dan tepat adalah salah satu alasan agar darah yang didonorkan sesuai dengan darah pasien. Oleh karena itu, adapun manfaat dari pemeriksaan golongan darah seperti dapat mempercepat dalam mengidentifikasi untuk kegiatan transfusi darah, pemilihan pendonor yang sesuai, dan analisis kasus forensik. Aspek klinis yang dapat ditimbulkan jika terjadi pemilihan pendonor yang tidak sesuai dapat menimbulkan reaksi transfusi imunologis misalnya sistem golongan darah yang tidak cocok dengan pasien. Pelaksanaan pengabdian ini diharapkan dapat menghasilkan luaran seperti terjadi pengembangan pengetahuan dan pemahaman tentang jenis-jenis golongan darah di tingkat sekolah. Adapun sasaran pada pengabdian ini adalah seluruh pelajar kelas 7, 8, 9 di Sekolah Islam Terpadu (SIT) Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tahfidzul Qur’an Azhar Center Makassar. Tahapan pelaksanaan pengabdian terdiri dari permohonan izin, koordinasi antara pihak Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar dengan mahasiswa serta persiapan seluruh sarana dan prasarana. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari pemeriksaan golongan darah dengan jumlah peserta sebanyak 55 orang pelajar kelas 7, 8, 9 dengan sebaran umur peserta 11 sampai 15 Tahun. Berdasarkan kegiatan pemeriksaan golongan darah menunjukkan hasil bahwa dari 55 peserta dengan rincian 21 orang laki-laki dan 34 orang perempuan diperoleh jenis golongan darah A+, B+, AB+, O+ dengan jumlah peserta masing-masing 15, 6, 5 dan 29 orang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat 27,27 % peserta dengan golongan darah A, 10,9 % golongan darah B, 9,09 % golongan darah AB, dan 52,73 % golongan darah 0.