
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Wisata Kampoeng Purba Kelurahan Brangkal, Gemolong, Sragen
Author(s) -
Tegar Pangestu
Publication year - 2022
Publication title -
jurnal abdimas indonesia
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2797-2895
pISSN - 2797-2887
DOI - 10.53769/jai.v2i1.183
Subject(s) - humanities , political science , art
Pandemi Covid-19 memiliki dampak yang luar biasa bagi masyarakat Indonesia, terutama pada meningkatkan angka kemisikinan. Kabupaten Sragen merupakan salah satu daerah yang angka kemiskinannya meningkat. Permasalahan tersebut tentunya merupakan suatu masalah yang cukup serius dan perlu untuk segera ditangani. Sebab ketika permasalahan tersebut dibiarkan maka akan memungkinkan menimbulkan berbagai permasalahan sosial lainnya muncul. Maka dari itu dalam upaya menghadapi permasalahan tersebut, maka Kementerian Sosial RI mencanangkan suatu program yang bernama Pejuang Muda. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kemensos, Kemendikbudristek, dan Kemenag karena pada program ini melibatkan mahasiswa dengan asas pengabdian dan pemberdayaan. Pengembangan desa wisata Kampoeng Purba di Desa Brangkal, Gemolong, Sragen merupakan salah satu program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat oleh tim Pejuang Muda Sragen. Tujuan dari program ini yaitu untuk membantu masyarakat secara langsung agar bisa menjadi masyarakat yang mandiri dan inovatif dalam meningkatkan kesejahteraan ekonominya. Metode yang digunakan oleh tim Pejuang Muda dalam kegiatan ini yaitu Observasi dan kunjungan langsung secara berkala, kemudian dilanjutkan dengan identifikasi potensi dan masalah, analisis kebutuhan masyarakat, pelaksanaan program, dan diakhiri dengan monitoring serta evaluasi. Program ini memiliki manfaat terhadap kemandirian bagi masyarakat, sehingga program akan bersifat berkelanjutan.