
PERBANDINGAN LARUTAN FIKSATIF NAFS DENGAN ALKOHOL 96%-NBF 10% DALAM PEMBUATAN BLOK SEL PADA SAMPEL CAIRAN PLEURA
Author(s) -
Dewi Inderiati,
Bella Pratiwi
Publication year - 2021
Publication title -
journal of indonesian medical laboratory and science
Language(s) - Estonian
Resource type - Journals
eISSN - 2775-0108
pISSN - 2774-2504
DOI - 10.53699/joimedlabs.v2i1.40
Subject(s) - physics
Cairan pleura merupakan cairan yang berada di rongga pleura, diantara pleura viseralis dan pleura parietalis. Analisis cairan pleura wajib dilakukan pada semua kasus penyakit yang menimbulkan efusi pleura. Pemeriksaan sitopatologi memberikan indikasi pertama keganasan pada efusi ganas, salah satunya dengan pembuatan blok sel. Tahapan pembuatan bloksel diawali dari fiksasi untuk mempertahankan komponen sel serta keadaannya mendekati seperti aslinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kualitas hasil pemeriksaan sitopatologi dari pembuatan blok sel yang menggunakan larutan fiksatif Nathan Alcohol Formalin Substitute (NAFS) dan alkohol 96%-NBF 10% pada sampel cairan pleura. Penelitian eksperimental ini menggunakan desain penelitian cross-sectional. Hasil penelitian terhadap 13 sampel cairan pleura dalam pembuatan sediaan blok sel dengan larutan fiksatif NAFS serta sediaan blok sel dan larutan fiksatif alkohol 96%-NBF 10% menunjukan tidak terdapat perbedaan bermakna pada gambaran morfologi sel, banyaknya sel yang dihasilkan, banyaknya sel ganas yang teranalisa, penyerapan pewarnaan, dan sensitivitas sitodiagnosis. Berdasarkan hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa alkohol 96%-NBF 10% dapat digunakan sebagai larutan alternatif untuk fiksatif pada sampel cairan pleura.