z-logo
open-access-imgOpen Access
Tingkat Kecemasan Pada Remaja Putri Dan Mahasiswa Pada Saat Pandemi Covid- 19
Author(s) -
Setiadi Syarli
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal ilmiah cerebral medika
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2721-3145
pISSN - 2657-2435
DOI - 10.53475/jicm.v3i1.73
Subject(s) - humanities , covid-19 , medicine , art , disease , pathology , infectious disease (medical specialty)
Virus Corona atau Covid-19 sangat mempengaruhi kehidupan di seluruh dunia. Pembatasan sosial berpengaruh terhadap lingkungan psikososial di negara-negara yang terkena dampak. Remaja memiliki usia yang masih labil, sehingga psikologisnya mudah terguncang, mengalami kecemasan berlebih dan ketakutan akan tertular virus. Cemas pada remaja merupakan reaksi yang wajar di masa pandemi COVID-19 ini. Namun, apabila berlangsung berlarut-larut, dapat menyebabkan gangguan psikologis. Mahasiswa juga rentan mengalami masalah psikososial. Stresor psikologis menyebabkan perubahan dalam kehidupan seseorang sehingga terpaksa beradaptasi atau menanggulangi stresor yang timbul. Virus Corona atau Covid-19 sangat mempengaruhi kehidupan di seluruh dunia. Wabah pandemi COVID-19 tidak hanya mengancam kesehatan fisik, akan tetapi juga kesehatan psikologis masyarakat. Efek psikologis yang ditimbulkan dapat berdampak ringan hingga berat. Dampak psikologis selama pandemi diantaranya gangguan stres pascatrauma (post-traumatic stress disorder), kebingungan, kegelisahan, frustrasi, ketakutan akan infeksi, insomnia dan merasa tidak berdaya.Kecemasan pada saat pandemi dapat terjadi pada seseorang disebabkan oleh faktor predisposisi/ predisposing factors meliputi karena pandemi COVID-19, menghabiskan >9 jam dirumah, pencarian informasi online yang berlebihan, lebih banyak terjadi pada wanita, ekonomi, memiliki bayi, status menikah, status mahasiswa, lingkungan belajar dari jaringan internet. Beberapa tindakan yang dapat mengurangi kecemasan tergolong dalam faktor penguat/ reinforcing factor adalah regulasi emosi, resiliensis, intervensi suportif, coping agama, dukungan keluarga, membatasi paparan media informasi dan aktivitas fisik atau olahraga. Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui kecemasan pada remaja putri dan mahasiswa pada saat pandemi  covid- 19. Sebagai saran, beberapa upaya dapat dilakukan seperti olahraga atau aktivitas fisik, istirahat yang cukup, melakukan hobi, sosialisasi secara virtual serta menerapkan lingkungan yang sehat baik secara fisik maupun psikologis untuk mengurangi stres dan kecemasan.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here