Implementasi Kesejahteraan Perspektif BKKBN Dalam Kajian Maqᾱṣid al- Syarῑ’ah
Author(s) -
Faizul Abrori
Publication year - 2020
Publication title -
at-turost journal of islamic studies
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2581-1622
pISSN - 2086-3179
DOI - 10.52491/at.v6i2.50
Subject(s) - humanities , physics , philosophy
Penelitian dilakukan guna mengimplementasikan kesejahteraan perspektif BKKBN dalam kajian Maqᾱṣid al-Syarῑ’ah, Al Ghazali menyebutkan bahwa masyarakat sejahtera adalah masyarakat yang dapat memenuhi kebutuhan atas diin (peribadatannya/agamanya), an nafs (kebutuhan dasar dirinya), ‘aql (kebutuhan intelektualnya), nasl (keturunannya), dan maal (hartanya). Hal ini dikembangkan oleh Jaseer Auda dalam rekontruksi Maqᾱṣid Syariah bahwa kesejahteraan adalah tercapainya falᾱḥ (keseimbangan kebutuhan dan akhirat), adapun indikator falah duniawi meliputi : Kelangsungan hidup (survival), kebebasan berkeinginan (Freedom From Want), kekuatan dan kehormatan (Power and Honour. Sedangkan falah ukhrawi meliputi : Kelangsungan hidup yang abadi (enternal survival), kesejahteraan abadi (enternal prosperty) Kemulyaan abadi (everlasting glory) Pengetahuan dari segala kebodohan (knowedge free of all ignorance) ini untuk kehidupan keakhiratan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis datanya menngunakan analisis isi (content analysis) dan pustaka, Dan Dalam implementasi kesejahteraan perspektif BKKBN dalam kajian maqᾱṣid al-syarῑ’ah terklasterkan; (1) Hifz al-adin selaras dengan sejahtera plus III, (2). Hifz Nasl selaras dengan sejahtera II, (3). Hifz Aql selaras dengan sejahtera III, (4). Hifz Nafs selaras dengan sejahtera III, (5). Hifz Mall selaras dengan sejahtera III.
Accelerating Research
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom
Address
John Eccles HouseRobert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom