z-logo
open-access-imgOpen Access
PENGARUH CAMPURAN KONSENTRAT PROTEIN JAGUNG DAN TEPUNG TEMPE TERHADAP ANGKA LEMPENG TOTAL MI TAPIOKA
Author(s) -
Nanda Triandita
Publication year - 2018
Publication title -
jagros: jurnal agroteknologi dan sains (journal of agrotechnology science)/jagros : jurnal agroteknologi dan sains (journal of agrotechnology science)
Language(s) - Spanish
Resource type - Journals
eISSN - 2775-0485
pISSN - 2548-7752
DOI - 10.52434/jagros.v2i1.314
Subject(s) - food science , tempe , physics , biology
Belum diketahui, apakah tepung tapioka yang ditambahkan campuran konsentrat protein jagung (KPJ) dan tepung tempe kedelai (TTK), dapat menghasilkan mi yang menyerupai dari terigu. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan penelitian adalah perbandingan KPJ : TTK A (5 : 25); B(10 : 20); C(15 : 15); D(20 :10); E(25 : 5) terhadap 70% tepung tapioka. Data dianalisis dengan uji F dan Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mi tapioka dengan penambahan KPJ dan TTK berpengaruh myata terhadap karakteristik mutu mi. Mi tapioka yang dihasilkan dari campuran KPJ dan TTK (10:20) adalah yang terbaik.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here