
PENGELOLAAN OBLIGASI SYARIAH (SUKUK) PADA DANA HAJI INDONESIA
Author(s) -
Feri Irawan
Publication year - 2021
Publication title -
minhaj
Language(s) - Bosnian
Resource type - Journals
eISSN - 2745-5246
pISSN - 2745-4282
DOI - 10.52431/minhaj.v2i1.391
Subject(s) - sukuk , business , financial system , islamic finance , theology , philosophy , islam
Abstrak: Dewasa ini perkembangan keuangan syariah semakin berkembang pesat. khususnya pada surat berharga syariah. Untuk surat berharga syariah sendiri telah mengalami perkembangan yang diawali dengan penerbitan Surat Berharga Syariah Negara atau biasa disebut sukuk pada tahun 2000. Sukuk yang telah diterbitkan diantaranya adalah Sukuk Ritel. Menginjak tahun 2009, pemerintah kembali melakukan diversivikasi pada sukuk dengan menerbitkan Sukuk Dana Haji Indonesia. Penerbitan Sukuk Dana Haji Indonesia didasari oleh semangat antara Kementrian Agama Republik Indonesia sebagai pemegang keuangan dana Haji dan Kementrian Keuangan sebagai pengelola sukuk. Hingga tahun 2019 sudah terdapat tujuh seri Sukuk Dana Haji Indonesia yang diterbitkan dan tiga diantaranya sudah jatuh tempo. Dalam prakteknya, Sukuk Dana Haji Indonesia menggunakan akad Ijarah Al-khadamat, metode private placement, dan imbal hasil fix coupon yang akan dibayarkan setiap bulannya. Dalam penelitian ini, menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengetahui kelebihan dan kekuarangan Sukuk Dana Haji Indonesia serta deskriptif kuantitatif untuk mengatahui pengelolaan dana haji pada Sukuk Dana Haji Indonesia yang dilihat dari pengelolaan anggaran negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penempatan dana haji pada Sukuk Dana Haji Indonesia menguntungkan bagi Kementrian Agama karena bebas default Risk. Sedangkan dari sisi Kementrian Keuangan akan menambah investor baru dalam pengelolaan anggaran negara.