z-logo
open-access-imgOpen Access
POLEMIK KEADILAN SAHABAT DALAM PERIWAYATAN HADIS
Author(s) -
Fuad Faqih
Publication year - 2020
Publication title -
minhaj
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2745-5246
pISSN - 2745-4282
DOI - 10.52431/minhaj.v1i2.336
Subject(s) - philosophy , humanities
Hadis sebagai salah satu sumber shari’at dalam Islam disamping al-Qur’an. Selain mempunyai fungsi sebagaimana penulis ungkapkan di atas juga sebagai penjelas dan penguat firman Allah (al-Qur’an). Dalam perjalanannya hadis tidak semulus al-Qur’an yang sudah diakui keotentikannya -karena mutawa>tir secara lafad dan ma’na-, adanya larangan Nabi terhadap penulisan hadis yang dikawatirkan teks al-Qur’an akan bercampur dengan teks hadis, adapun hadis sendiri baru dikodifikasi atau dibukukan pada  akhir abad pertama atau pada awal abad kedua hijriyah pada masa khalifah Umar bin Abdul Aziz.  Disinilah peran sahabat dalam mengungkapkan dan juga sebagai penyambung perkataan-perkataan (baca: hadis) Nabi. Adanya persepsi  bahwa para sahabat kulluhum ‘adu>l nampaknya telah menjadikan sahabat sebagai bahan kajian yang sangat dominan dalam menentukan kapabilitas dan kwalitas hadis, ada yang pro dan juga ada yang kontra dengan keadilan seluruh sahabat.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here