
KECEMASAN IBU DI MASA PANDEMIK COVID-19 TERHADAP DUKUNGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI DI PUSKESMAS BALEREJO KABUPATEN MADIUN
Author(s) -
Mertisa Dwi Klevina,
Yeni Tri Utami
Publication year - 2022
Publication title -
jurnal ilmu kebidanan dan kesehatan
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2774-8669
pISSN - 2087-4154
DOI - 10.52299/jks.v13i1.94
Subject(s) - medicine , psychology
Imunisasi pada balita yaitu sebuah program imunisasi yang telah diwajibkan oleh pemerintahguna mencegah penyakit hepatitis, poliomyelitis, difteri, TBC dan campak. Selama masa pandemiCovid-19 mengakibatkan program imunisasi terkendala, seperti jadwal imunisasi tidak berjalan denganbaik karena adanya penutupan tempat pelayanan imunisasi. Peneliti menganalisis faktor yangberhubungan dengan kepatuhan dalam kelengkapan imunisasi dasar pada bayi di masa pandemi Covid-19.Jenis penelitian ini yaitu analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasidalam penelitian ini ibu yang mempunyai anak usia 0-12 bulan yang diambil dengan simple randomsampling dengan sampel 72 responden. Variabel dalam penelitian ini yaitu pengetahuan, kecemasandampak Covid-19, persepsi, dukungan keluarga dan dukungan pelayanan imunisasi. Alat ukur yangdigunakan berupa kuesioner yang telah diuji validitas oleh peneliti. Uji yang digunakan uji chi square.Dari hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kepatuhan imunisasidasar), Kecemasan dampak Covid-19 (p value = 0,001), dukungan keluarga (p value = 0,004), dandukungan pelayanan imunisasi (p value = 0,002). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengankepatuhan imunisasi dasar adalah persepsi (p value = 0,145).Hasil penelitian tentang kepatuhan dalam kelengkapan imunisasi dasar menunjukkan bahwasebagian besar responden patuh dalam kelengkapan imunisasi, yaitu sebanyak 57 responden (79,8%)dari total 72 responden. Diharapkan program imunisasi tetap patuh dilaksanakan guna meningkatkankekebalan tubuh bayi terlebih pada masa pandemi Covid-19. Selain itu diharapkan ibu tetap melakukankunjungan ke posyandu untuk memantau tumbuh kembang anak