
Kritik Modernitas Menuju Pencerahan: Perspektif Teori Kritis Mazhab Frankfurt
Author(s) -
Luthfiyah Luthfiyah
Publication year - 2018
Publication title -
tajdid
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2614-6630
pISSN - 2549-8983
DOI - 10.52266/tadjid.v2i1.101
Subject(s) - philosophy , humanities
Sebagai teori kritis, Mazhab Frankfurt bermaksud untuk menciptakan kesadaran kritis masyarakat dengan menyoroti segala gejala dalam hubungan individu dan masyarakat mencakup bidang ekonomi, politik, hukum, agama, seni, social kemasyarakatan dan ilmu pengetahuan. Ini berarti, teori kritis pada hakekatnya hendak menjadi Aufklarung atau Pencerahan. Aufklarung berarti mau membuat cerah, mau menyingkap segala tabir yang menutup kenyataan yang tak manusiawi terhadap kesadaran kita. Teori kritis dalam hubungan ini berbicara tentang selubung menyeluruh yang membutakan kita terhadap kenyataan yang sebenarnya. Semua segi kehidupan masyarakat menimbulkan kesan bahwa semuanya baik adanya. Semua kebutuhan dapat dipuaskan, semuanya efisien, produktif, lancar, dan bermanfaat. Semua kesan semu itu harus dibuka. Sehingga muncullah istilah “totalitas yang ingin di buka”.