
Pengembangan dan Sosialisasi Aplikasi E-Commers Parea di KUBE Sekar Muria Hadipolo Kudus
Author(s) -
Diana Laily Fithri Diana,
Andy Prasetyo Utomo,
Fajar Nugraha
Publication year - 2021
Publication title -
abdine
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2798-2882
pISSN - 2798-2890
DOI - 10.52072/abdine.v1i2.204
Subject(s) - business , bitter gourd , promotion (chess) , agricultural science , advertising , marketing , political science , traditional medicine , medicine , momordica , environmental science , politics , law
Hadipolo Village is one of the villages in Jekulo District, Kudus Regency. In this village there are several bitter melon farmers who process it into snacks that are nutritious and very beneficial for health. So far, the marketing process for bitter melon chips is still done traditionally so that sales of bitter gourd chips are not optimal in quantity and the range of promotions is still limited around the city of Kudus, although there are some requests from outside the city but the numbers are still large. still a little because of lack of promotion. The purpose of this community service is to develop and socialize e-commerce applications which are expected to help and increase the income and welfare of the bitter melon chip craftsmen in Hadipolo Village. With a specific target in the use of Pare e-commerce, namely increasing the marketing quantity of bitter gourd chips by expanding the marketing area by promoting the results of bitter melon chips through e-commerce so that they can reach a wider market. Pare e-commerce is an e-commerce used by Kube Pare chips in developing and marketing products from Pare chips. The way this system works is by conducting online buying and selling transactions, so that the marketing area is also wider. Abstrak Desa Hadipolo merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus. Di desa ini terdapat beberapa petani pare yang mengolahnya menjadi makanan ringan yang berkhasiat dan sangat bermanfaat bagi kesehatan. Selama ini proses pemasaran keripik pare masih dilakukan secara tradisional sehingga penjualan keripik pare secara kuantitas belum maksimal dan jangkauan promosi masih terbatas di sekitar kota Kudus, walaupun ada beberapa permintaan dari luar kota namun jumlahnya masih banyak. masih sedikit karena kurang promosi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk pengembangan dan sosialisasi aplikasi e-commerce yang diharapkan dapat membantu dan meningkatkan pendapatan, kesejahteraan para pengrajin keripik pare di Desa Hadipolo. Dengan target khusus dalam penggunaan e-commerce Parea yaitu meningkatkan kuantitas pemasaran keripik pare dengan memperluas wilayah pemasaran dengan mempromosikan hasil keripik pare melalui e-commerce sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas. E-commerce Parea merupakan e-commerce yang digunakan Kube keripik pare dalam mengembangkan dan memasarkan produk dari keripik Pare tersebut. Cara kerjanya dari sistem tersebut adalah dengan melakukan transaksi jual beli secara online, agar wilayah pemasaran juga semakin luas.