
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION DAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENTS PADA MATERI SEGITIGA DAN SEGIEMPAT
Author(s) -
Uci Nurhayati
Publication year - 2021
Publication title -
teacher
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2807-8837
pISSN - 2807-8667
DOI - 10.51878/teacher.v1i2.721
Subject(s) - quadrilateral , mathematics education , mathematics , respondent , test (biology) , physics , paleontology , finite element method , biology , political science , law , thermodynamics
The purpose of this study was to determine the differences in students' mathematics learning outcomes who were taught using the STAD learning model and the TGT learning model on triangles and quadrilaterals (In Grade VII Even Semester 2014-2015 Academic Year at SMP Muhammadiyah 31 East Jakarta). The method used is the experimental method. The material tested is about triangles and quadrilaterals. Before being used to collect respondent data, a test test was carried out first and the validity was calculated using the Biserial Point Correlation (rpbis). Calculation of the validity of the instrument on triangle and quadrilateral material obtained 26 valid questions and 14 invalid questions, while the reliability was calculated with KR-20 which was 0.948. It means that the reliability is high. Based on the calculations obtained data that the average student learning outcomes through the STAD learning model has an average of 61.70 standard deviations, 11.06 medians, 64.6 and the mode is 61. Furthermore, the TGT learning model has an average of 71.84 standard deviations of 12, 01 median 78 and mode 64. Hypothesis testing using t-test is obtained t = 2.98 at a significant level of 0.05 and dk = 46 t = 1.67 because t t is 2.98 1.67 so it can be concluded that there are differences in the mathematics learning outcomes of students who are taught using the STAD learning model and the TGT learning model in solving problems on triangle and quadrilateral material.
ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya Perbedaan hasil belajar matematika peserta didik yang diajarkan menggunakan model pembelajaran STAD dan model pembelajaran TGT pada materi segitiga dan segiempat (Di kelas VII Semester Genap Tahun Pelajaran 2014-2015 Di SMP Muhammadiyah 31 Jakarta Timur). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Materi yang diujikan tentang materi segitiga dan segiempat. Sebelum dipergunakan untuk mengambil data responden dilakukan terlebih dahulu uji coba soal dan dihitung validitasnya dengan Korelasi Point Biserial (rpbis). Perhitungan validitas instrument pada materi segitiga dan segiempat diperoleh 26 soal yang valid dan 14 soal yang tidak valid sedangkan reliabilitasnya dihitung dengan KR-20 yaitu 0,948. Berarti reliabelitas tergolong tinggi. Berdasarkan perhitungan diperoleh data bahwa rata-rata hasil belajar siswa melalui model pembelajaran STAD memiliki rata-rata 61,70 simpangan baku 11,06 median 64,6 serta modusnya 61. Selanjutnya model pembelajaran TGT memiliki rata-rata 71,84 simpangan baku 12,01 median 78 serta modusnya 64. Uji hipotesis menggunakan uji-t di peroleh t = 2,98 pada taraf signifikan 0,05 dan dk = 46 t = 1,67 karena t ? t yaitu 2,98 ? 1,67 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika peserta didik yang diajarkan menggunakan model pembelajaran STAD dan model pembelajaran TGT dalam menyelesaikan soal-soal pada materi segitiga dan segiempat.