
Identifikasi Senyawa Ekstraktif Kayu Cendana Papua dan Potensinya Sebagai Pengusir Nyamuk
Author(s) -
Muliyana Arifudin,
Renny Purnawati,
Abdul Azis
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal ilmu dan teknologi kayu tropis/jurnal ilmu dan teknologi kayu tropis (bogor.online)
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2656-0178
pISSN - 1693-3834
DOI - 10.51850/jitkt.v18i1.541
Subject(s) - traditional medicine , chemistry , food science , biology , medicine
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen kimia dari kayu cendana Papua (Flindersia sp.) dan menganalisa potensi pemanfaatannya sebagai pengusir nyamuk. Metode eksperimen yang dilakukan adalah analisis fitokimia kualitatif, analisis GCMS Pirolisis, dan uji mortalitas nyamuk untuk menginvestigasi sifat anti-nyamuk dari jenis kayu ini berdasarkan SNI 06-3566-1994. Hasil analisis fitokimia menunjukkan adanya komponen fitokimia seperti alkaloid, saponin, flavonoid, terpenoid, glikosida dan fenolik. Analisis GCMS pirolisis mengindikasikan bahwa diantara 43 senyawa kimia, butylated hydroxyanisole (5,37%), carbamic acid (5,30%), 2,4 imidazolidinedione (2,13%) and hydrazin (1,23%) adalah senyawa yang berperan dalam mengusir nyamuk. Uji mortalitas nyamuk menggunakan sampel uji dengan komposisi serbuk cendana Papua dan tempurung kelapa sebesar 50:50 menunjukkan tingkat kematian nyamuk tertinggi (55,6%). Hal ini mengindikasikan bahwa jenis kayu ini berpotensi untuk dijadikan sebagai bahan kimia alami pengusir nyamuk.