
PENGARUH SENAM PROGRAM PENGOLAHAN PENYAKIT KRONIS (PROLANIS) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI
Author(s) -
Helfrida Situmorang
Publication year - 2021
Publication title -
jintan
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2774-468X
DOI - 10.51771/jintan.v1i2.116
Subject(s) - medicine , gynecology
PROLANIS merupakan suatu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegratif yang melibatkan peserta, Fasilitas Kesehatan, dan BPJS Kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan yang menderita penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien.Tekanan darah tidak konstan namun dipengaruhi oleh banyak faktor secara kontinu sepanjang hari.Meskipun saat dalam kondisi yang paling baik,tekanan darah berubah dari satu denyut jantung ke denyut lainnya. Hipertensi atau yang lebih dikenal dengan sebutan penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah seseorang berada diatas batas normal atau optimal yaitu 120 mmHg untuk sistolik dan 80 mmHg untuk diastolik.Penyakit ini dikategorikan sebagai the silent disease karena penderita tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi sebelum memeriksakan tekanan darahnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam program pengolahan penyakit kronis (prolanis) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Puskesmas Gunting Saga Kec. Kualuh Selatan Kab Labuhan Batu Utara 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen, desain satu kelompok tanpa kelompok kontrol dengan menggunakan pre tes dan post tes design . Dilakukan terlebih dahulu penelitian atau pengukuran pada kelompok tersebut. Selanjutnya dilakukan uji coba kelompok tersebut dinilai kembali. Hasil penelitian didapatkan Tekanan darah sebelum dilakukan intervensi senam prolanis dengan hasil rata –rata sistoloik 140-190 mm/Hg dan diastolik 100-90 mm/Hg dengan nilai 152.65. Tekanan darah setelah dilakukan intervensi senam prolanis dengan hasil rata-rata sistolik 120- 170 mm/Hg dan diastolik 60-80 mm/Hg, dengan nilai mean 137.21. Pengaruh program pengolahan penyakit kronis terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Puskesmas Gunting Saga Kec. Kualuh Selatan Kab Labuhan Batu Utara diperoleh p value 0.000 (α 0.05), sehingga hasil penelitian hipotesa alternatif diterima. Disarankan bahwa hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan ilmu keperawatan geriatrik mengenai pengaruh pengaruh program pengolahan penyakit kronis terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Puskesmas Gunting Saga Kec. Kualuh Selatan Kab Labuhan Batu Utara.
Kata kunci: PROLANIS, Tekanan darah, Hipertensi