z-logo
open-access-imgOpen Access
INTEGRASI ILMU PENGETAHUAN MELALUI EPISTIMOLOGI KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM
Author(s) -
Syadidul Kahar
Publication year - 2020
Publication title -
waraqat
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2655-9196
pISSN - 2502-5856
DOI - 10.51590/waraqat.v4i1.81
Subject(s) - humanities , sociology , art
Salah satu prinsip kurikulum adalah relevansi yang dimaknai dengan kerelevansian (kesesuaian) kurikulum dengan perkembangan zaman. Kurikulum pendidikan Islam juga perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Munculnya degradasi moral indonesia sekarang ini ditengarai karenakegagalan pendidikan Islam dalam mentransfer, menanamkan nilai, dan pentransferan ketrampilan nilai pendidikan Islam. Dari penelitian di lapangan ditemukan beberapa problematika kurikulum pendidikan Islam, antara lain; padatnya materi tetapi minim nilai, dominasi aspek kognitif, dankurang memperhatikan perkembangan peserta didik, serta dominasi pendekatan normatif dalam pengembangan isi kurikulum.Ilmu pengetahuan dewasa ini telah terkontaminasi oleh pemikiran-pemikiran dari dunia Barat yang sekuler dan bertentangan dengan nilai-nilai ajaran Islam. Oleh karena itu, perlu adanya suatu upaya melalui gerakan “Islamisasi ilmu pengetahuan” dengan mengambil segi-segi positif dari perkembangan-perkembangan modern seselektif mungkin, meskipun hal itu datangnya dari Barat yang diformulasikan dalam kurikulum pendidikan islam. Kurikulum pendidikan yang diterapkan yakni berusaha mengintegrasikan ilmu pengetahuan yang bersifat fard ‘ain dan fard kifayah. Dan pada prinsipnya ini yang tertuang dalam konsep ta’dib sebagai suatu proses penanaman adab yang didalamnya telah mencakup ‘ilm dan amal

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here