
KESADARAN KEAKRABAN DALAM KELUARGA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KONSELING KELUARGA PADA SISWA SMK AL HAFIDZ LEUWILIANG
Author(s) -
Harwansyah Putra Sinaga,
Ika Purnamasari
Publication year - 2019
Publication title -
al-mubin
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2746-5535
pISSN - 2746-8240
DOI - 10.51192/almubin.v2i1.50
Subject(s) - psychology , humanities , art
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi tingkat kesadaran keakraban dalam keluarga dan implikasinya terhadap konseling keluarga pada siswa SMK Al Hafidz Leuwiliang. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain survei. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Psikologis Kesadaran Keakraban dalam Keluarga. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMK Al Hafidz Leuwiliang sementara sample yang digunakan sebanyak 115 siswa dengan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 64 (55,7%) siswa berada pada kategori kesadaran kekaraban dalam keluarga yang tinggi, dan 51 (44.3%) siswa berada pada kategori kesadaran keakraban dalam keluarga yang sedang, dan tidak ada siswa (0%) yang berada pada katergori kesadaran keakaraban dalam keluarga yang rendah. Ini berarti para siswa setuju bahwa keakraban dalam keluarga itu adalah bagian yang penting dalam kehidupan yang harus diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari di rumah. . Sementara itu, kesadaran keakraban dalam keluarga merupakan aspek kognitif yang perlu ditampilkan pada aspek psikomotorik (perilaku). Sehingga guru BK atau konselor sekolah dapat mendesain program dan kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah khususnya program dan layanan konseling keluarga seperti pemanfaatan layanan konsultasi orang tua untuk menunjang tujuan konseling keluarga, pengadaan kegiatan parenting di sekolah, serta integrasi tema-tema bidang keluarga dalam setiap pelayanan terhadap para siswa