
Risiko Terjadinya Limfedema pada Pasien Kanker Payudara yang Mengalami Infeksi Setelah Menjalani Operasi Terkait Usia di Rumah Sakit Dharmais
Author(s) -
Dadan Prayogo
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal keperawatan suaka insan
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2580-7633
pISSN - 2527-5798
DOI - 10.51143/jksi.v6i1.261
Subject(s) - medicine , gynecology
Limfedema pada kanker payudara adalah terganggunya sistem limfatik sehingga menimbulkan akumulasi cairan yang kaya dengan protein di ruang interstisial yang menyebebkan terjadi pembengkakan lengan, bahu, leher, atau daerah thorak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui risiko terjadinya limfedema pada pasien kanker payudara yang mengalami infeksi setelah menjalani operasi terkait usia. Metode penelitian ini merupakan analisis lanjut berdasarkan penelitian induk sebelumnya yang menggunakan desain case-control pendekatan multicenter dengan total 110 subjek. Wawancara dan pengukuran telah dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pasien kanker payudara yang mengalami infeksi setelah operasi 3,5 kali lebih berisiko terjadi limfedema dibandingkan yang tidak mengalami infeksi setelah operasi. Pasien yang berusia ≥ 50 tahun yang mengalami limfedema 1,4 kali lebih berisiko terjadi limfedema dibanding 0,05.
Kata Kunci: Kanker Payudara, Infeksi Setelah Operasi, Limfedema, Tanpa Limfedema.