
TERAPI NERS GENERALIS: SESI 1 PADA KLIEN DENGAN KEKAMBUHAN RISIKO PERILAKU KEKERASAN DENGAN PENDEKATAN TEORI PEPLAU: LAPORAN KASUS
Author(s) -
Shella Ayu Wandira,
Ahmad Guntur Alfianto,
Miftakhul Ulfa
Publication year - 2022
Publication title -
jurnal kesehatan hesti wira sakti
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2580-9571
pISSN - 2302-4283
DOI - 10.47794/jkhws.v10i1.361
Subject(s) - psychology , humanities , philosophy , medicine
Pendahuluan : Perilaku kekerasan pada rang dengan gangguan Jiwa disebakan kekambuhan. Upaya yang dapat dilakukan dengan terapi ners generalis dan pendekatan teori Peplau. Tujuan studi ini adalah mengidentifikasi ke efektifan terpai ners generalis Sesi 1 pada klien dengan kekambuhan risiko perilaku kekerasan dengan pendekatan teori Peplau Metode : studi ini menggunakan pendekatan case report dengan juhmal responden sebanyak 5 orang yang mengalamai kekambuhan risiko perilaku kekerasan. Kriteri inkulis responden mengalami kekambuhan akibat obat, sering mengalami kekambuhan dan risiko perilaku kekersan. Studi ini dilaksanakan di Desa Bantur pada bulan Novemebr 2021 dengan instrument yang digunakan adalah asuhan keperawatan jiwa pendekatan Stuart. Hasil : responden mampu melakukan tindakan keperawatan pada terapai ners generalis sesi 1 yaiatu mengenal, penyebab, gejala perilaku kekerasan serta melakukan teknik nafas dalam dan memukul bantal dengan pendekatan teori Peplau dengan 4 fase yaitu orientasi, indentifiksi, eksploitasi dan resolusi. Namun pada fase eksploitasi respon subjetif responden belum dikerjakan dengan semuprna. Kesimpulan : terapi ners generalis sesi 1 pada responden dengan kekambuhan risiko perilaku kekerasan dengan pendekatan teori Peplau teratasi dengan baik namun pada fase eksploitasi terdapat respon subjektif yang tidak sempurna pada salah satu reseponden.