z-logo
open-access-imgOpen Access
Pendidikan Anti Korupsi sebagai Tindakan Preventif Perilaku Koruptif
Author(s) -
Dhevy Setya Wibawa,
Murniati Agustian,
M Tri Warmiyati
Publication year - 2021
Publication title -
muqoddima
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2745-7168
DOI - 10.47776/mjprs.002.01.01
Subject(s) - humanities , political science , art
Korupsi merupakan perilaku yang sudah membudaya dan fenomena ini umum dijumpai di masyarakat. Keprihatinan muncul karena pelaku korupsi ditemukan baik di lembaga pemerintah maupun swasta, serta melibatkan pimpinan lembaga yang sejatinya menjadi role model bagi generasi muda. Upaya yang telah ditempuh untuk mengurangi meningkatnya kasus korupsi adalah melalui aspek hukum. Namun upaya preventif melalui aspek pendidikan yang mampu membongkar “budaya korupsi”, belum banyak diterapkan. Pendidikan anti korupsi merupakan upaya preventif untuk membangun kesadaran dan integritas diri terhadap perilaku koruptif. Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran apakah pendidikan anti korupsi dapat mengembangkan kepekaan dan kepedulian mahasiswa terhadap masalah korupsi. Metode penelitian berupa penelitian tindakan melalui refleksi diri secara kolektif yang diintegrasikan dengan pendekatan student centered learning yang dilakukan secara berkelompok dan dicapai melalui tindakan kritis reflektif anggota kelompok sebagai individu yang diukur hasil belajarnya. Partisipan penelitian ini adalah 25 mahasiswa, yang berasal dari 7 fakultas. Hasil temuan yang diperoleh yaitu mahasiswa mampu mengidentifikasi tindakan koruptif berdasarkan pengalaman pribadi dan kelompok. Tindakan korupsi yang ditemukan pada mahasiswa misalnya korupsi waktu, datang terlambat, menyontek. Partisipan juga mampu mengidentifikasi dampak perilaku korupsi waktu pada individu maupun lembaga (ormawa). Partisipan menyadari dengan melakukan korupsi waktu akan mengakibatkan ‘efek domino’ dari tindakan koruptif tersebut. Pada Tahap refleksi, partisipan mengungkapkan adanya nilai-nilai integritas dalam bentuk kejujuran, bertanggungjawab dan konsistensi antara sikap dan perilaku, serta nilai agama yang diimani sebagai benteng menangkal tindakan koruptif. Pelatihan ditindaklanjuti dalam bentuk rencana aksi bagi perubahan diri yang berintegritas dan pengelolaan organisasi mahasiswa yang anti koruptif.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here