
Analisis Pengaruh Biaya Operasional terhadap Pendapatan dan Dampaknya Terhadap Laba Bersih pada CV. Arif Jaya Motor Medan
Author(s) -
Ayu Setia Ningsih,
Yus Epi
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal ekonomi bisnis, manajemen dan akuntansi
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
ISSN - 2797-7161
DOI - 10.47709/jebma.v1i1.973
Subject(s) - physics , business administration , business
Penelitian ini didasari oleh sebuah presepsi yang menyatakan bahwa biaya operasional dapat mempengaruhi pendapatan dan berdampak terhadap laba bersih. Tingginya biaya operasional dalam suatu perusahaan tentu menjadi beban tersediri bagi perusahaan mengingat pendapatan yang diperoleh dari hasil penjualan belum tentu sepadan dengan yang dikorbankan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengalisis apakah biaya operasional mempengaruhi pendapatan dan berdampak terhadap laba bersih pada CV.Arif Jaya Motor Medan periode caturwulan 2018. Metode penelitian yang telah dilakukan yaitu metode Statistik Deskriptif dengan cara mengumpulkan informasi data berupa laporan data barang dagang dan laporan laba rugi. Kemudian dilakukan analisa dengan melihat data disetiap catur wulannya kemudian dilakukan penganalisaaan data apakah mengalami peningkatan atau penurunan. Hasil setelah dianalisis menunjukkan bahwa tingginya beban operasional diimbangi dengan tingginya pendapatan sehingga tidak mempengaruhi kondisi laba bersih perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa beban operasional tidak mempengaruhi kondisi laba bersih jika nilai pendapatan perusahaan mengalami peningkatan. Laba bersih mengalami pengingkatan karena didasari oleh tingginya nilai pendapatan. Untuk catur wulan I, perusahaan memiliki beban operasional sebesar Rp 26.050.000 , dari beban operasional tersebut, memperoleh laba bersih sebesar Rp 15.950.000 dengan nilai presentase sebesar 6,4% dari nilai penjualan bersih Rp 251.600.000. Untuk catur wulan II, perusahaan memiliki beban operasional sebesar Rp 28.500.000 dimana laba yang diperoleh untuk periode ini sebesar Rp 54.200.000 dengan hasil presentasi 22% dari nilai penjualan bersih yaitu Rp 249.200.000. Presentasi di periode III kian meningkat mengingat pendapatan yang diperoleh tinggi yaitu sebesar Rp 307.000.000 sehingga pada periode III , laba bersih memperoleh 32% dengan biaya operasional sebesar Rp 31.930.000