
Pengembangan Implementasi SOP (Standart Operational Procedure) Budidaya Salak Pondoh (Salacca edulis) Organik Studi Kasus Kelompok Tani Kusuma Mulya Kelurahan Girikerto Kapanewon Turi Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
Author(s) -
Akhyar Rafi’i,
Asih Farmia,
Galuh Hangganingraras Eko Akoso
Publication year - 2021
Publication title -
prosiding seminar nasional pembangunan dan pendidikan vokasi pertanian
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2774-1982
DOI - 10.47687/snppvp.v2i1.173
Subject(s) - mathematics , humanities , physics , art
Kajian ini bertujuan untuk mengetahui komponen aspek internal, eksternal dan pengembangan taraf implementasi SOP dalam budidaya salak pondoh organik di Kelompok Tani Kusuma Mulya Kalurahan Girikerto. Kajian ini dilaksanakan pada bulan Maret hingga Juni 2021 di Kelompok Tani Kusuma Mulya kelurahan Giriketo Kapanewon Turi kabupaten Sleman. Penentuan objek penelitian Mulai dari Kabupaten hingga desa dipilih secara purposive, sedangkan untuk responden ditentukan menggunakan sampel jenuh. Terdapat 20 responden dalam kajian ini dimana 15 orang sebagai responden utama dan 5 orang sebagai responden pendukung. Teknik pengumpulan data menggunakan Indeepth interview, kuesioner dan focus group discussion. Teknik analisis data menggunakan analisis Desktiptif dan Skala Likert Modifikasi karena penelitian berupa penelitian gabungan (mix methode). Berdasarkan hasil kajian komponen aspek internal dalam kajian ini meliputi sumberdaya, komunikasi dan disposisi. Untuk variabel sumberdaya mendapatkan skor 825 dengan persentase 65,5% dan masuk dalam kategori sedang. Variabel komunikasi mendapatkan skor 196 dengan persentase 81,7% masuk dalam kategori tinggi. Variabel disposisi mendapatkan skor 227 dengan persentase 75,7 masuk dalam kategori sedang. Sehingga komponen aspek internal secara general berada pada kategori sedang dengan persentase 74,3%. Komponen aspek internal dalam kajian ini meliputi administrasi, organisasi dan lingkungan. Variabel administrasi mendapatkan skor 222 dengan persentase 74,0% dan masuk dalam kategori sedang. Variabel organiasi mendapat skor 186 dengan persentase 77,5% masuk dalam kategori sedang. Variabel lingkungan mendapat skor 260 dengan persentase 72,2% masuk dalam kategori sedang. Sehingga komponen aspek eksternal secara general berada kategori sedang dengan persentase 74,5%. Peningkatan taraf implementasi SOP dilakukan dengan kegiatan pemberdayaan pada indikator terendah divariabel sumberdaya yaitu pemupukan dengan persentase 28,3 %. Pemberdayaan dilakukan dengan materi pengolahan pupuk organik limbah rumah tangga. Terjadi peningkatan perilaku sasaran pengetahuan (93,3%), sikap (85,0%), dan keterampilan (75,0%).