
Pertumbuhan Rumput Raja (Pennisetum purpureophoides) Defoliasi Kedua Akibat Pemupukan Kompos yang Diperkaya dengan Azolla microphylla
Author(s) -
Adi Fathul Qohar,
Eko Hendarto,
Munasik Munasik
Publication year - 2020
Publication title -
prosiding seminar nasional pembangunan dan pendidikan vokasi pertanian
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2774-1982
DOI - 10.47687/snppvp.v1i1.120
Subject(s) - physics , mathematics , horticulture , biology
Kemanfaatan feses sapi potong diolah menjadi pupuk kompos. Pupuk kompos yang berasal dari feses sapi potong memiliki kualitas unsur hara yang rendah, sehingga perlu dilakukan pengkayaan. Pengkayaan pupuk kompos dengan Azolla microphylla menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kualitas pupuk kompos. Kualitas kompos yang ditingkatkan diharapkan akan meningkatkan pertumbuhan dan produksi rumput raja. Tujuan penelitian yaitu mengkaji pengaruh pupuk kompos yang diperkaya dengan Azolla microphylla pada pertumbuhan rumput raja defoliasi kedua. Metode penelitian adalah experimental dengan rancangan acak lengkap pola faktorial yang digunakan pada penelitian dengan faktor pertama yakni dosis pupuk kompos (K) dengan 3 dosis yakni 10, 20, 30 ton/ha/defoliasi dan faktor kedua yakni pengkayaan Azolla microphylla (A) dengan 3 dosis yakni 10, 20, 30 persen dari dosis pupuk kompos. Terdapat 9 kombinasi perlakuan yang dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Rumput raja ditanam pada petak perlakuan dengan jarak tanam 80 cm x 40 cm, dan jarak antar petak perlakuan satu meter. Parameter penelitian yang diukur adalah diameter batang, jumlah daun, jumlah tanaman, dan tinggi tanaman. Hasil analisis variansi menunjukan bahwa terdapat pengaruh sendiri-sendiri, dan tidak ada interaksi antara kedua faktor tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis kombinasi perlakuan yang terbaik yakni K3A3 yakni pupuk kompos 30 ton/ha/defoliasi, dan pengkayaan Azolla microphylla 30 persen.