
TOLAK UKUR PERBANDINGAN NEGARA INDONESIA 4.0 (FOUR POINT ZERO) DENGAN NEGARA 5.0 (FIVE POINT ZERO)
Author(s) -
Ida Rahma
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal sosial humaniora sigli
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2716-0270
pISSN - 2615-3688
DOI - 10.47647/jsh.v3i2.313
Subject(s) - political science , humanities , physics , art
Dampak revolusi industri 4.0 dan society 5.0 membuka peluang baru bagi Indonesia. Revolusi industri 4.0 justru memberikan peluang bagi Indonesia untuk berinovasi. Revolusi yang berfokus pada pengembangan ekonomi digital dipandang bermanfaat bagi Indonesia. Perkembangan ekonomi digital adalah pasar dan talenta, dan Indonesia memiliki keduanya. Indonesia berkomitmen mengembangkan industri manufaktur yang berdaya saing global melalui percepatan industri 4.0, hal ini ditandai dengan diluncurkannya Making Indonesia 4.0 sebagai peta jalan dan strategi Indonesia memasuki era digital yang sedang berlangsung. Penyusunan road map ini telah melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari instansi pemerintah, pelaku usaha, asosiasi industri, penyedia teknologi, serta lembaga penelitian dan pendidikan. Melalui komitmen dan partisipasi aktif dari semua pihak tersebut, dapat dipastikan implementasi Industri 4.0 di Indonesia akan berhasil dan tepat sasaran. Fokus yang datang dari society 5.0 menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk mempercepat transformasi masyarakatnya. Bagi Indonesia ini bukan soal berdiri di atas dua kaki, Revolusi Industri 4.0 dan society 5.0., sebaliknya kedua momentum ini harus digabungkan menjadi cetak biru nasional.