
MODEL DALAM UPAYA MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI AAC PADA PERUSAHAAN KALLA BLOCK
Author(s) -
Suradi Suradi
Publication year - 2016
Publication title -
iltek/iltek
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2721-3447
pISSN - 1907-0772
DOI - 10.47398/iltek.v11i02.432
Subject(s) - physics , humanities , art
Penelitian dilakukan bertujuan : pemodel dalam upaya meningkatkan efisiensi produksi AAC pada perusahaan Kalla Block tanpa menambah atau mengurangi jumlah tenaga kerja. Hasil penelitian pengembangan model proses produksi AAC yang dianalisis dari Analisis beban kerja yang diinginkan adalah seberapa besar beban yang harus ditanggung oleh pekerja, apakah terjadi kelebihan tenaga kerja atau sebaliknya. Dari hasil analisis diperoleh bahwa pengukuran beban kerja metode WLA pada proses/section 1 diperoleh nilai beban kerja sebesar 101,2% (> 100%) ini berarti jumlah dan beban kerja operator di atas normal, atau terjadi kekurangan tenaga kerja. Sedangkan pengukuran beban kerja metode TW pada proses/section 1 diperoleh nilai beban kerja sebesar 94,35% (<100%) ini berarti jumlah beban kerja di bawah normal atau terjadi kelebihan tenaga kerja. Perbedaan hasil perhitungan beban kerja metode Work Load Analysis (WLA) dan Teori Wakui (TW) terletak pada faktor penyesuaian dimana metode WLA menggunakan faktor penyesuaian dengan menggunakan faktor penyesuaian Westinghouse dan faktor kelonggaran, faktor tersebut berdasarkan kondisi kerja seperti kondisi pencahayaan, suhu dan kebisingan ruangan. Sedangkan metode TW menggunakan faktor penyesuaian dengan berpendapat bahwa operator bekerja dengan wajar maka harga penyesuaian sama dengan 1 (p = 1).