z-logo
open-access-imgOpen Access
PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DI DESA GARJOYO KELURAHAN IMOGIRI KECAMATAN IMOGIRIKABUPATEN BANTUL TAHUN 2014
Author(s) -
Lina Pangastuti
Publication year - 2015
Publication title -
academy of education journal
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2685-4031
pISSN - 1907-2341
DOI - 10.47200/aoej.v6i1.127
Subject(s) - humanities , art
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana manfaat permainan tradisional sebagai sarana pendidikan karakter anak di desa Garjoyo Kelurahan Imogiri Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Subyek dalam penelitian adalah anak- anak yang berjumlah 10 orang dan orangtua berjumlah 5 orang di desa Garjoyo. Variabel dalam penelitian ini adalah permainan tradisional sebagai sarana pendidikan karakter anak. Tehnik pengumpulan data adalah metode observasi dan metode wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, dengan menggambarkan tentang manfaat permainan tradisional sebagai sarana pendidikan karakter anak. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional seperti jeg-jegan, benthik dan ular naga masih dimainkan oleh anak-anak. Dalam permainan tersebut terkandung nilai-nilai karakter seperti, disiplin, jujur, toleransi, kerja keras, bersahabat, cinta damai, demokratis, peduli dan mandiri. Melalui permainan tradisional ini orang tua dapat menanamkan pendidikan karakter kepada anak tidak hanya sebatas pemberian nasihat akan tetapi dapat langsung dipraktekkan oleh anak. Akan tetapi dalam menyampaikan nilai-nilai luhur yang terdapat dalam permainan tradisional masih mengalami kendala yakni masih kurangnya peran aktif orang tua. Orang tua merasa lebih senang apabila anaknya bermain didalam rumah sehingga orang tua lebih memilih membelikan mainan untuk anaknya, takut jika anaknya terluka atau kotor-kotoran sehingga hal ini dapat menyebabkan anak bersifat egois, individual, kurang peduli terhadap lingkungan serta obesitas karena kurang gerak. Oleh sebab itu, permainan tradisional dapat menjadi salah satu sarana yang menyenangkan untuk mengajari anak akan nilai-nilai karakter dengan menjadikan ajang sebuah perlombaan dalam perayaan Hari Ulang Tahun Negara Republik Indonesia.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here