
Prinsip Filsafat Sebagai Ancilia Theologiae Dan Kontribusinya Bagi Mahasiswa Sekolah Tinggi Theologia
Author(s) -
Marlon Butarbutar
Publication year - 2016
Publication title -
scripta/scripta
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2722-8231
pISSN - 2685-2144
DOI - 10.47154/scripta.v2i2.19
Subject(s) - philosophy , theology , humanities
Filsafat lahir sejak manusia mulai berpikir, karenanya perannya sangatlah penting dalam hidup dan kemajuan manusia. Tidak ada penemuan tanpa didahuli proses bertanya dan mencari jawabannya. Di sanalah filsafat memainkan peran. Karena itu manusia modern tidak mungkin meninggalkan filsafa. Filsafat tidak menyelidiki salah satu segi dari kenyataan saja, melainkan apa-apa saja yang menarik perhatian manusia. Komposisi filsafat mengandung pertanyaan mengenai asal-usul dan tujuan, tentang hidup dan kematian, tentang hakikat manusia. Sederhananya, berfilsafat adalah kegiatan untuk mencari tahu. Dalam perkembangannya filsafat telah mendominasi ratio manusia untuk menetukan benar salah suatu pemikiran. Perkembangan ini pun sangat dimanfaatkan oleh para ilmuwan, yang akhirnya benar-benar sangat mempengaruhi soal-soal spiritual, termasuk bidang teologia. Dalam sejarah dua bidang ini sangat kuat saling mempengaruhi hingga pada abad pertengahan hingga modern filsafat seolah meninggalkan teologia, akhirnya banyak pihak menjadi antipati terhadapnya, karena dianggap sebagai musuh teologia. Keadaan ini sangat mempengaruhi sikap dan minat belajar mahasiswa di mana penulis berkecimpung, karenanya sebagai satu refleksi tulisan ini dibuat agar dapat mengembalikan peran filsafat dalam teologia.
Philosophy was born since humans began to think, therefore its role is very important in human life and progress. There is no discovery without the process of asking questions and finding the answers. That's where philosophy plays a role. Therefore, modern humans can not leave philosophers. Philosophy does not investigate just one aspect of reality, but anything that attracts human attention. The philosophical composition contains questions about the origin and purpose, about life and death, about human nature. Simply put, philosophy is an activity to find out. In its development, philosophy has dominated the human ratio to determine whether a thought is correct. This development was greatly utilized by scientists, who ultimately really greatly influenced spiritual matters, including the field of theology. In the history of these two fields very strongly influenced each other until the Middle Ages to modern philosophy as if leaving theology, eventually many parties became antipathy towards it, because it was considered an enemy of theology. This situation greatly affects the attitudes and students' interest in learning where the author is involved, therefore as a reflection this paper is made in order to restore the role of philosophy in theology.