
KINERJA RUAS JALAN TAMAN - KEGANTERAN SEBAGAI FUNGSI AKSESIBILITAS DAN MOBILITAS WILAYAH
Author(s) -
Nila Prasetyo Artiwi
Publication year - 2021
Publication title -
journal of sustainable civil engineering (josce)
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2656-2766
pISSN - 2656-0844
DOI - 10.47080/josce.v3i02.1430
Subject(s) - physics , forestry , geography
Jalan Taman – Keganteran menurut klasifikasi sistem jaringan jalan, termasuk jalan lokal sekunder .Memiliki panjang jalan ± 4.250 m, lebar 3,5 m, terdiri atas 2 lajur 2 arah (2/2 UD), bahu jalan 0,5 m tidak merata sepanjang jalan, saluran drainase tersedia tidak merata sepanjang jalan. Jalan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat secara berpapasan. Penelitian untuk mengetahui kinerja jalan dan tingkat pelayanan Jalan Taman – Keganteran. Survey Lalu lintas menghitung langsung arus lalu lintas pada hari kerja dan hari libur. Metodologi Kuantitatif Deskriptif dengan pengolahan data primer menggunakan aplikasi Excell. Total volume lalu lintas 1.032 smp/ jam, tingkat pelayanan ruas jalan pada tahun 2020 adalah “B”, Derajat kejenuhan (DS) jalan 0.4973 ≤ 0.54. Diperkirakan pertumbuhan lalu lintas 5% per tahun, maka pada tahun 2030 ruas jalan Taman – Keganteran mencapai derajat kejenuhan, 0.8101 dengan tingkat pelayanan “D”. Pada tahun 2030 sudah mengalami kemacetan. Memasuki tahun 2033, kinerja ruas jalan sudah tidak memenuhi pelayanannya terhadap fungsi jalan. Saran yang dapat diberikan oleh penulis adalah ruas Jalan Taman – Keganteran sangat layak untuk mendapatkan penanganan berupa pelebaran jalan dan pembetonan (rigid pavement). Setelah dilebarkan menjadi 7 m dengan lebar bahu jalan 1,5m, akan memiliki tingkat pelayanan “A” dan berpotensi meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat .