z-logo
open-access-imgOpen Access
KONSEP ARSITEKTUR BERKELANJUTAN ARSITEKTUR VERNAKULAR RUMAH LAMIN SUKU DAYAK KENYAH
Author(s) -
Mafazah Noviana
Publication year - 2020
Publication title -
kreatif: jurnal desain produk industri dan arsitektur/jurnal kreatif : desain produk industri dan arsitektur
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2747-2582
pISSN - 2303-1662
DOI - 10.46964/jkdpia.v1i1.112
Subject(s) - humanities , art
Dayak Kenyah tribe is one of the most original Kalimantan spread all over the territory. Dayak Kenyah people call their house with Lamin or Amin. The concept of vernacular architecture is the development of folk architecture, characterize ecological architecture, architectonic and natural. This concept is in line with the concept of sustainable architecture. Similarly Lamin Dayak Kenyah, what is sustainable architecture concepts are applied in the building. One of the Dayak Kenyah settlement that is still awake in East Kalimantan is Pampang Village which is located in Kecamatan Samarinda Utara, Kelurahan Sungai Siring, Samarinda. The method used to find the concept of sustainable architecture Lamin Dayak Kenyah is qualitative research method with rationalistic paradigm. The data obtained by field observations in Dayak Kenyah village, the Village Pampang and from other sources such as the internet, books, magazins, and news paper. Suku dayak kenyah merupakan salah satu suku asli kalimantan yang paling banyak menyebar keseluruh pelosok wilayah. Orang Dayak Kenyah menyebut rumah tinggalnya dengan Lamin atau Amin. Konsep arsitektur vernakular merupakan pengembangan dari arsitektur rakyat, mencirikan arsitektur ekologis, arsitektonis dan alami. Konsep ini sejalan dengan konsep arsitektur berkelanjutan. Begitu pula dengan Lamin Suku Dayak Kenyah konsep-konsep arsitektur berkelanjutan apa sajakah yang diterapkan dalam bangunannya. Salah satu permukiman Suku Dayak Kenyah yang masih terjaga di Kalimantan Timur adalah Desa Pampang Samarinda yang terletak di Kecamatan Samarinda Utara, Kelurahan Sungai Siring. Metode yang digunakan untuk melihat konsep arsitektur berkelanjutan pada rumah Lamin Suku Dayak Kenyah yaitu Metode penelitian kualitatif dengan paradigma rasionalistik. Data-data diperoleh dengan observasi lapangan di desa suku Dayak Kenyah, yaitu Desa Pampang dan dari sumber-sumber lain seperti internet dan media cetak.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here