
Bias Gender Dalam Pemberian Gelar Bangsawan Terhadap Anak
Author(s) -
Baiq Sabatari,
Lalu Hendri Nuriskandar
Publication year - 2022
Publication title -
jurnal syntax transformation
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2721-2769
DOI - 10.46799/jst.v3i3.537
Subject(s) - humanities , art
Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu penyebab terjadinya bias gender dalam pemberian gelar bangsawan terhadap anak di Desa Banyu Urip. Ketika perempuan bangsawan menikah dengan laki-laki non bangsawan maka perempuan tersebut dianggap melanggar Adat dan mendapatkan hukuman atas apa yang sudah dilanggar. Hal tersebut berbanding terbalik dengan perlakuan yang didapatkan oleh laki-laki bangsawan yang tidak dianggap melanggar dan tidak mendapatkan hukuman jika laki-laki bangasawan menikah dengan perempuan non bangsawan. Selanjutnya, dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi, serta mengambil dari literatur yang mendukung untuk dijadikan sebagai refrensi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan Hasil akhir dari kegiatan penelitian ini, penulis mengemukakan bahwa ketika perempuan bangsawan menikah dengan laki-laki non bangsawan maka anaknya tidak akan mendapatkan gelar bangsawan, sedangkan laki-laki bangsawan menikah dengan perempuan non bangsawan anaknya tetap mendapatkan gelar bangsawan. Hal itu disebabkan karena: pertama, laki-laki adalah ayah biologis dari sang anak. Kedua, ajirkrame bangsawan lebih tinggi dari pada ajikrame masyarakat biasa. Ketiga, karena kebangsawanan perempuan sudah dileburkan. Keempat, karena sudah di tegakkan atau dibelikan. Bias gender dalam stratifikasi perempuan bangsawan Sasak ini terjadi karena perempuan di posisikan disubordinasi, perempuan cenderung dimarginalkan, dan stereotype yang mengatakan bahwa kaum perempuan berada dalam posisi yang lemah sedangkan laki-laki sebaliknya berada dalam posisi superior dan kuat.