
Pengaruh Sikap terhadap Kepatuhan Perawat pada Penerapan Budaya Keselamatan Pasien di RS Mitra Sejati
Author(s) -
Hernawati Hernawati,
Zulfendri Zulfendri,
Siti Saidah Nasution
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal syntax admiration
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2722-7782
pISSN - 2722-5356
DOI - 10.46799/jhs.v2i5.160
Subject(s) - humanities , medicine , art
Penerapan budaya keselamatan pasien seperti melaporkan dan mencatat insiden keselamatan pasien di RS Mitra Sejati masih belum terlaksana dengan baik, dilihat dari kepatuhan perawat yang kurang sadar bahwa insiden yang terjadi tidak perlu dilaporkan karena tidak menimbulkan cedera yang fatal bagi pasien dan adanya rasa takut disalahkan apabila melaporkan insiden keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik individu dan gaya kepemimpinan terhadap kepatuhan perawat pada budaya keselamatan pasien di Rumah Sakit Mitra Sejati. Jenis penelitian ini adalah cross sectional dengan pendekatan eksplanatori. Populasi adalah seluruh perawat inap sebanyak 132 orang dengan sampel 57 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji regresi linier berganda pada batas kemaknaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan perawat yang kurang patuh menerapkan budaya keselamatan pasien sebanyak 64,9%, sedangkan yang patuh sebesar 15,8%. Variabel karakteristik individu meliputi sikap (p=0,041) dan variabel gaya kepemimpinan (p=0,029) berpengaruh terhadap kepatuhan perawat pada penerapan budaya keselamatan pasien. Variabel dominan yang paling berpengaruh adalah gaya kepemimpinan dengan nilai koefisien β=0,350, artinya jika kepala ruang menerapkan gaya kepemimpinan akan mengakibatkan peningkatan kepatuhan perawat pada penerapan budaya keselamatan pasien sebesar 0,350. Penilaian perawat terhadap gaya kepemimpinan kepala ruang yang paling disukai adalah gaya kepemimpnan partisipatif. Disarankan agar rumah sakit memberikan pelatihan tentang keselamatan pasien untuk meningkatkan sikap perawat dalam menyadari potensi kejadian atau cedera yang lebih berbahaya bagi pasien, menerapkan agar setiap kepala ruangan dapat menjadi contoh teladan bagi perawat pelaksana agar patuh menerapkan budaya pelaporan insiden keselamatan pasien