
PSIKOLOGI HUMANISTIK: Victor Frankl dan Ki Ageng Suryomentaram (KAS)
Author(s) -
Atik Ma'rifatun Afifah
Publication year - 2020
Publication title -
nathiqiyyah
Language(s) - Latvian
Resource type - Journals
eISSN - 2745-4207
pISSN - 2614-7815
DOI - 10.46781/nathiqiyyah.v3i1.100
Subject(s) - humanities , psychology , philosophy
Psikologi humanistik berbicara tentang potensi manusia untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Kebanyakan yang diketahui atau dianut sebagai psikologi humanistic terdapat dari barat, seperti Abraham Maslow (1908-1970) memaparkan tentang teori hirarki kebutuhan, Carl Roger (1902-1987) memaparkan teori client-centered therapy dan Victor Frankl (1905- 1997) memaparkan teori logoterapi. Sedangkan dari lokal terdapat KAS (Ki Ageng Suryamentaram) (1892-1962) memaparkan teori kawruh jiwa. Tulisan ini bertujuan untuk mengkomparasikan teori psikologi barat ( Frankl) dan lokal (KAS). Penelitian ini termasuk jenis penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat penelitian kualitatif. Peneliti menggunakan pendekatan hermeneutik (interpretasi gramatik) untuk menerjemahkan makna humanistik. Dari beberapa teori psikologi humanistic baik barat maupun lokal, mempunyai persamaan dan perbedaan. Meskipun barat lebih berkembang psikologi humanistic, Tak dapat dipungkiri bahwa lokal pun mempunyai konsep teori psikologi humanistic yang lebih dulu diaplikasikan.
Kata Kunci: psikologi, humanistik, Frankl (kebermaknaan), KAS (kawruh jiwa)