
PENGARUH PENGETAHUAN DAN LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN FILARIASIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LUENG KEUBE JAGAT KECAMATAN TRIPA MAKMUR KABUPATEN NAGAN RAYA
Author(s) -
Susy Sriwahyuni,
Hanifa,
Marniati Marniati,
Yarmaliza,
Zakiyuddin
Publication year - 2020
Publication title -
iakmi jurnal kesehatan masyarakat indonesia
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2721-9437
DOI - 10.46366/ijkmi.1.1.1-6
Subject(s) - medicine , gynecology , filariasis , helminths , immunology
Kejadian filariasis merupakan suatu infeksi sistematik yang disebabkan cacing filaria yang hidup dalam kelenjar linfe dan darah manusia yang ditularkan oleh nyamuk Wuchereria bancrofti, Brugia malayi dan Brugia timori. Kasus Filariasis tertinggi berada di Aceh Utara. Berdasarkan data dari Puskesmas Lueng Keube Jagat sebanyak 6 kasus, Wilayah Kerja Puskesmas Lueng Keubu Jagat termasuk kedalam 10 penyakit terbebesar di Aceh. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Populasi dalam penelitian berjumlah 9.310 orang. Desain sampel merupakan Random Sampling dengan jumlah 99 orang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pengetahuan terhadap kejadian filariasis (Pvalue = 0,022 < α =0,05) serta pengaruh lingkungan terhadap kejadian filariasis (Pvalue = 0,000 < α =0,05). Disimpulkan adanya pengaruh pengetahuan dan lingkungan dengan kejadian filariasis. Disarankan bagi petugas Puskesmas Lueng Keube Jagat agar selalu memberikan informasi kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah adanya sarang nyamuk di lingkungan sekitar rumah.