z-logo
open-access-imgOpen Access
Analisis Penyebab bottleneck pada Aliran Produksi briquette charcoal dengan Menggunakan Diagram fishbone di PT. Saraswati Coconut Product
Author(s) -
Muhammad Irsyad Monoarfa,
Yudi Hariyanto,
Abdul Rasyid
Publication year - 2021
Publication title -
jambura industrial review
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2798-026X
DOI - 10.37905/jirev.1.1.15-21
Subject(s) - physics , humanities , mathematics , art
Saraswati Coconut Product (PT.SCP) ini merupakan salah satu perusahaan manufaktur yang memproduksi briket arang (charcoal). Kegiatan produksi briket arang berada di Briquettes Department Production. Produksi briket dilakukan secara Continue Process, digunakannya Continue Process karena proses produksi dilakukan tanpa henti (24 jam) dan sistem produksi yang diterapkan Briquettes Department di PT. SCP adalah Make To Order. Produksi briket tidak terlepas dari masalah yang berkaitan dengan tidak seimbangnya aliran produksi. Pada aliran produksi briket PT. Saraswati Coconut Product terdapat antrian material yang menghambat aliran produksi hingga terjadi bottleneck. Akibatnya proses produksi briket arang menjadi lebih lama dari waktu normal produksi. Untuk mengetahui penyebab permasalahan bottleneck  secara detail, maka perlu dilakukannya identifikasi penyebab masalah dari sistem produksi briket dengan menggunakan metode diagram  fishbone (tulang ikan). Diagram fishbone (Diagram Tulang Ikan) adalah diagram sebab akibat yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi potensi masalah kinerja. Diagram tulang ikan menyediakan struktur untuk diskusi kelompok sekitar potensi penyebab masalah tersebut.  Tujuan dari analisa ini mengetahui penyebab bottleneck dan tindakan perbaikannya. Hasil observasi lapangan dapat diketahui bahwa penumpukkan material (bottleneck) terjadi pada jalur aliran bahan stasiun pretel dan stasiun drying. Penumpukkan material terjadi karena hasil cetakan briket dari stasiun pretel harus menunggu terlebih dahulu sebelum melalui proses pengeringan pada oven. Adapun rata-rata waktu proses oven untuk mengeringkan briket dari tujuh (7) oven yang ada di stasiun drying adalah 66 jam. Waktu proses ini melebihi dari waktu proses stasiun kerja lain yang hanya membutuhkan waktu proses kurang dari 24 jam.Kata Kunci : aliran produksi, bottleneck, diagram fishbone,

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here