
KASUS KEWARISAN ISTIMEWA GHARAWAIN DITENGAH ISU KEADILAN GENDER
Author(s) -
Wahidah Wahidah
Publication year - 2022
Publication title -
adhki
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2715-050X
DOI - 10.37876/adhki.v3i2.53
Subject(s) - theology , political science , philosophy
Kasus kewarisan istimewa/khusus, ditandai oleh struktur ahli warisnya yang bersifat baku, dan ada penyimpangan dari faraidh. Operasional metode perhitungannya, menjadikan ibu “tertipu” dalam dua kasusnya. Di tengah isu keadilan gender, sesuai profesi, keahlian dan perspektif, masyarakat meresponnya tetap dalam keragaman namun sangat adaptif. Dari sudut pandang manapun, produk ijtihadiyah di belasan abad yang silam ini, dapat dirasakan dan dipahami hikmahnya terkait maqashid al syariah. Namun tidak berlebihan jika bagian tsuluts al baqi (sepertiga sisa) yang menjadi keistimewaan kasus Gharawain tersebut hendaknya tidak dijadikan sebagai ketentuan penyelesaian dalam hukum positif di Indonesia.