z-logo
open-access-imgOpen Access
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Inflasi di Indonesia Tahun 2015-2019 dengan Pendekatan Error Corection Model (ECM)
Author(s) -
Dwi Widiarsih,
Reza Romanda
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal akuntansi dan ekonomika
Language(s) - Uzbek
Resource type - Journals
eISSN - 2613-9901
pISSN - 2089-1768
DOI - 10.37859/jae.v10i1.1917
Subject(s) - physics , humanities , philosophy
Sejak beberapa tahun lalu, pengurangan pengunaan uang kartal (kertas dan logam) telah dilakukan di Indonesia. Hal ini bertujuan untuk menekan peredaran uang yang dapat mempengaruhi inflasi. Beberapa instrument ekonomi moneter juga telah menjadi perhatian khusus oleh pemerintah terutama kurs dan tingkat suku bunga. Sehingga, dalam penelitian ini peneliti membahas tentang pengaruh JUB Elektronik (E-Money), Nilai Tukar dan Suku Bunga terhadap inflasi di Indonesia dengan menggunakan pendekatan Error Corection Model (ECM). Hasil yang didapatkan, menyimpulkan bahwa seluruh variabel bebas memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhap Inflasi. Nilai R sebesar 0,834 atau 83,4% menyatakan bahwa pemilihan jenis variabel bebas yang dimasukkan dalam model sangatlah baik. Berdasarkan persamaan jangka pendek dengan menggunakan metode ECM menghasilkan koefisien ECT sebesar 0.779957, mempunyai makna bahwa perbedaan antara Inflasi dengan efek nilai keseimbangannya sebesar 0,779957 yang akan disesuaikan dalam waktu 1 tahun. 

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here