
PEMBERDAAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PROGRAM KETAHANAN KELUARGA DI MASA PANDEMI COVID-19
Author(s) -
Okke Rosmala Dewi,
Tika Purwati
Publication year - 2021
Publication title -
prosiding konferensi nasional pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2655-3570
DOI - 10.37695/pkmcsr.v4i0.1262
Subject(s) - political science , humanities , philosophy
Pada bulan September 2021 jumlah warga yang terpapar COVID-19 di Kabupaten Garut adalah 60.304 orang. Dari jumlah tersebut terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 24.572 orang. Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 telah merilis peta kerawanan penyebaran virus Corona di Kabupaten Garut. Dari 42 Kecamatan, 7 di antaranya masuk zona zona merah, salah satunya adalah Kecamatan Pasirwangi
Kecamatan Pasirwangi merupakan daerah pengembangan Kawasan Agribisnis Hortikultura di Kabupaten Garut. Sebagian besar masyarakatnya adalah buruh tani (70-85 %). Kebanyakan buruh tani adalah kaum wanita dengan pendidikan yang rendah rata-rata SD dan drop out SD. Rendahnya pengetahuan, ketrampilan dan daya beli masyarakat menjadikan mereka berada pada lingkaran kemiskinan. Dimensi masalah kemiskinan yang terjadi di desa tersebut adalah ekonomi, sosial dan lingkungan. Pada masa pandemi COVID-19 ini, dimana semua aktivitas dibatasi termasuk aktivitas di lahan pertanian, maka buruh tani wanita merupakan kelompok rentan yang paling terdampak. Oleh karena itu pemberdayaan kelompok wanita tani melalui program ketahanan keluarga perlu dilaksanakan. Pendekatan program berdasarkan prinsip kemitraan, pemberdayaan masyarakat, pengelolaan lingkungan dan pengembangan ekonomi. Tujuan program yaitu peningkatan keberdayaan kelompok wanita tani melalui program ketahanan keluarga pada masa pandemi COVID-19. Melalui Peningkatan pengetahuan ketrampilan dan sikap kelompok wanita tani dalam pelaksanaan pola hidup bersih dan sehat. Serta peningkatan ekonomi keluarga tani melalui usaha agro processing komoditas hortikultura dan rintisan usaha catering dengan menyediakan paket makanan bagi masyarakat yang sedang menjalankan isolasi mandiri. Program dilaksanakan fokus kepada masyarakat sasaran yaitu kelompok wanita tani, berdasarkan partisipasi aktif masyarakat dan berkelanjutan.