
Perbedaan Perilaku Merokok Antara Pola Asuh Demokratis Dan Pola Asuh Otoriter Pada Remaja Di Dusun Jetis Desa Wotanngare Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro
Author(s) -
Azril Okta Ardhiansyah,
Ferawati Ferawati,
Mei Fitria Kurniawati
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal ilmu kesehatan makia/jurnal ilmu kesehatan makia
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2549-9327
pISSN - 2407-6309
DOI - 10.37413/jmakia.v3i1.18
Subject(s) - psychology , humanities , art
ABSTRAK Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor terpenting yang menyebabkan terjadinya perilaku merokok pada remaja.Pola asuh orang tua yang diterapkan tidak selalu direspon baik oleh anak. Sering kali anak memberontak karena kemauan orang tua tidak sejalan dengannya dan membuat anak stress yang mengakibatkan anak berperilaku merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perilaku merokok dengan pola asuh demokratis dan pola asuh otoriter pada remaja di Dusun Jetis Desa Wotanngare Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro.Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti dapatkan data di Dusun Jetis Desa Wotanngare Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro dari 20 remaja terdapat 15 remaja menjadi perokok aktif dengan usia rata – rata 15 – 17 tahun dan dari 15 orang tua 8 orang tua menerapkan pola asuh otoriter, 2 demokratis, 5 permisif.Desain penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional dengan populasi semua remaja laki – laki yang merokok dan mempunyai orang tua di Dusun Jetis Desa Wotanngare Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro. Sampel diambil dengan proses Purposive Sampling. Variabel independen yaitu perilaku merokok, dan variabel dependen adalah pola asuh. Pengumpulan data menggunakan wawancara.Perilaku merokok remaja dapat dicegah apabila faktor-faktor yang menjadikan remaja mempunyai perilaku merokok dapat ditekan, misalkan dalam lingkungan keluarga, orang tua harus menciptakan suasana yang harmonis, sehingga anak tidak menjadi liar dan anak mendapat perhatian yang lebih dari orang tua Kata Kunci : Perilaku Merokok, Pola Asuh Otoriter , Demokratis, Remaja, Orang Tua ABSTRACTPattern foster parent is one of the most important factors that lead to smoking behavior remaja.Pola foster parents who applied is not always responded well by children. Often the children rebelled because of the willingness of parents are not in line with it and make the child behave stress that cause children to smoke. The purpose of this study was to determine differences in smoking behavior with parenting democratic and authoritarian parenting teenagers in Dusun Desa Jetis Wotanngare Kalitidu District of Bojonegoro.Based on preliminary studies conducted by researchers get the data in the hamlet Jetis village Wotanngare District of Kalitidu Bojonegoro of 20 teenagers there are 15 teenagers become active smokers with a mean age - average 15-17 years and from 15 parents 8 parents applying authoritarian parenting, two democratic , 5 permissive.Design of this study using cross sectional method with all adult male population - men who smoke and have parents in Dusun Desa Jetis Wotanngare Kalitidu District of Bojonegoro. Samples were taken by purposive sampling process. The independent variables namely smoking behavior, and the dependent variable is parenting. Data collection using interviews.Adolescent smoking behavior can be avoided if the factors that make adolescents have smoking behavior can be suppressed, for example within the family, parents should create a harmonious atmosphere, so that children do not become wild and the child gets more attention from parents Keywords: Smoking Behavior, Parenting Authoritarian, Democratic, Teens, Parents