
Masalah Pemasaran Kopi di Kecamatan Sipahutar Kabupaten Tapanuli Utara
Author(s) -
Sabar Purba
Publication year - 2018
Publication title -
sultanist : jurnal manajemen dan keuangan
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2686-2646
pISSN - 2338-4328
DOI - 10.37403/sultanist.v1i1.1
Subject(s) - physics , humanities , philosophy
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui masalah-masalah pemasaran, strategi pemasaran, saluran distribusi serta tinggi rendahnya jumlah penjualan kopi pertahunnya yang dihasilkan petani kopi di Kecamatan Sipahutar kabupaten Tapanuli Utara. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 300 kepala keluarga yang diambil secara acak sebanyak 30 kepala keluarga. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: observasi, penelitian kepustakaan, wawancara, studi dokumen, kemudian dianalisa dengan rnetode deskripsi kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya masalah dalam system pemasaran kopi yang berlaku di Kecarnatan Sipahutar, diantaranya pabrik pengolahan kopi yang kurang memadai, tidak adanya KUD (Koperasi Unit Desa) juga mempengaruhi sistem harga, terutama dalam hal pendistribusian hasil kopi, petani lebih banyak menjual kepada pedagang pengumpul dari pada menjual langsung kepada distributor industri karena sistem transportasi yang tidak memadai. Harga kopi juga sering tidak stabil setiap tahunnya mengakibatkan sering terjadi kenaikan dan penurunan harga yang tidak terlalu signifikan.Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa masalah pemasaran yang terjadi di Kecamatan Sipahutar dikarenakan sistem pendistrihusian yang rumit dan tidak tepat, sehingga harga yang ditetapkan tidak seimbang.