z-logo
open-access-imgOpen Access
Mendengarkan dan Memahami Musik
Author(s) -
Daniel Sema
Publication year - 2021
Publication title -
tonika
Language(s) - German
Resource type - Journals
eISSN - 2685-1261
pISSN - 2654-4466
DOI - 10.37368/tonika.v4i1.125
Subject(s) - art , humanities
Musik ialah seni abstrak yang sulit dijelaskan dengan kata-kata karena bunyi hampir tak ada sangkut pautnya dengan pengalaman kehidupan manusia sehari-hari. Di dalam keabstrakannya inilah ada tuntutan kepada penikmat seni untuk memberikan perhatian yang lebih besar daripada seni lain yang lebih nyata. Orang pada umumnya mendengarkan musik sebagai aktivitas sampingan, bukan yang terutama, sebab musik biasanya dianggap sebagai sarana hiburan. Oleh karena itu, musik tidak boleh membebani pendengarnya. Akan tetapi, mendengarkan musik sesungguhnya bukan dilakukan dengan cara demikian, sebab pada pengertian hakiki mendengarkan musik ialah mendengarkan dengan seksama demi tercapainya kemampuan apresiasi terhadapnya dan mampu mengalami pengalaman estetis darinya. Agar dapat mendengarkan musik dengan baik dan berhasil (terutama musik seni), seseorang harus memiliki modal yang cukup, yaitu pengetahuan musik yang memadai, yang mencakup mulai dari hal-hal teknis hingga bentuk musik yang kompleks. Kemampuan intelektual seorang pendengar untuk merangkai, mengurai, menyusun pola-pola tertentu yang berkaitan dengan musik akan membuat sejauh mana musik tersebut bermakna. Pengetahuan ini akan membuatnya mengerti apa yang didengarnya dan membawanya kepada pengalaman estetis yang mungkin belum pernah dirasakan sebelumnya.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here