
Perspektif Terkini terhadap Penyakit Paru Obstruktif Kronis : Review Literatur
Author(s) -
Erica Gilda Minawati Simanjuntak,
Abigail Serepina
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal kedokteran universitas palangka raya/jurnal kedokteran universitas palangka raya
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2723-5890
pISSN - 2355-0015
DOI - 10.37304/jkupr.v8i2.2034
Subject(s) - gynecology , biology , medicine
Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan penyakit pada paru yang ditandai dengan adanya obstruksi kronik pada aliran udaha di paru paru yang mengganggu pernapasan normal dan bersifat irreversibel. Pengertian umum seperti bronkitis kronis dan emfisema sudah tidak digunakan, namun kedua hal ini dimasukkan sebagai diagnosis PPOK.1 PPOK berkaitan dengan inflamasi pada parenkim paru yang terjadi secara terus menerus mengakibatkan keterbatasan fungsi aliran napas yang terjadi secara kronis dan bersifat ireversibel. PPOK merupakan penyebab kematian nomor 4 di dunia pada 2018, dimana terjadi peningkatan kasus kematian akibat PPOK di tahun 2020 yang mengakibatkan PPOK menjadi penyakit penyebab kematian no 3 di dunia.2 PPOK merupakan penyakit dengan beban medis dan beban ekonomi yang tinggi terutama pada negara-negara berkembang. Penelitian oleh Zhu et al di China menunjukkan bahwa perawatan PPOK membutuhkan tenaga kerja yang lebih banyak dan biaya kesehatan yang lebih besar.3