
EFEKTIVITAS PELATIHAN KETERAMPILAN PENGASUHAN UNTUK MENURUNKAN STRES PENGASUHAN PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK RETARDASI MENTAL
Author(s) -
Amilatul Khoiriyyah
Publication year - 2020
Publication title -
psikovidya
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2502-6925
DOI - 10.37303/psikovidya.v24i1.152
Subject(s) - psychology
ABSTRAK: Ibu yang terus menerus mengalami stres akan memperparah keadaaan anak yang mengalami retardasi mental. Hal ini akan berakibat buruk dalam pengasuhan karena stres yang dialami seringkali membuat ibu berperilaku tidak sehat dan tidak positif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Pelatihan Keterampilan Pengasuhan dapat menurunkan stres pengasuhan. Metode penelitian ini jenis quasi eksperimen dengan desain single subject. Alat ukur yang digunakan adalah Parenting Stress Index-Short Form untuk mengukur stres pengasuhan. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diketahui nilai z = 2,668 dengan signifikansi sebesar 0,008 < 0,05 maka disimpulkan bahwa ada perbedaan yang sangat signifikan stres pengasuhan sebelum dan sesudah pemberian Pelatihan Keterampilan Pengasuhan.
Kata Kunci: Pelatihan Keterampilan Pengasuhan, stres pengasuhan, ibu yang memiliki anak retardasi mental
ABSTRACT: Mothers who are constantly experiencing stress will exacerbate the state of children who have mental retardation. This will have a bad effect in care because the stress experienced often makes mothers behave unhealthy. The purpose of this study is to find out whether Parenting Skills Training can reduce parenting stress. This research method is a quasi-experimental type with a single subject design. The measuring instrument used is the Parenting Stress Index-Short Form to measure parental stress. Wilcoxon Signed Rank Test results known value of z = 2.668 with a significance of 0.008 <0.05, it is concluded that there is a very significant difference in parenting stress before and after the Parenting Skill Training.
Keywords: Parenting skills training, parenting stress, mothers with mentally retarded children