z-logo
open-access-imgOpen Access
HISTORISITAS PEMIKIRAN FUNDAMENTALIS-EKSTRIMIS DALAM AGAMA ISLAM
Author(s) -
Ruri Amanda
Publication year - 2018
Publication title -
jurnal as-salam
Language(s) - Bosnian
Resource type - Journals
eISSN - 2549-5593
pISSN - 2528-1402
DOI - 10.37249/as-salam.v2i1.8
Subject(s) - humanities , art , philosophy
Secara historisitas dapat dikatakan komunitas Islam Khawarij adalah gerakan umat Muslim pertama yang menerapkan nilai-nilai ekstrimis keagamaan dalam sejarah umat Muslim. Ketika lahir pada era Ali bin Abi Thalib gerakan Khawarij bertindak layaknya seperti sekelompok “teroris” yang selalu mengintimidasi kehidupan umat beragama ketika itu. Dalam perjalanannya gerakan ini memang dapat ditumpas oleh pihak pemerintah Islam ketika itu namun tidak dengan pemikirannya. Ide-ide ekstrimis yang diramu oleh Khawarij seperti terus bertahan sepanjang zaman. Pada masa terkini banyak gerakan ekstrimis Islam yang berkiblat terhadap doktrin pemikiran Khawarij walaupun secara identitas mereka tidak mengakui sebagai bagian dari gerakan Khawarij namun jika ditelisik maka akan ditemukan benang merah yang begitu jelas antara pola pemikiran mereka dengan pola pemikiran Khawarij pada masa klasik. Ada satu kesamaan antara gerakan ekstrimis Islam pada masa kini dengan pola pemikiran Khawarij pada masa lampau yaitu sama-sama bersikap kaku dan jumud dalam mendefinisikan tekstualitas dalil pada agama Islam. Dibutuhkan adanya sikap edukasi dari para ulama dan cendekiawan Muslim untuk mengarahkan pemahaman umat Muslim agar bersikap lebih dinamis dalam menghadapi perbedaan dalam beragama. Sikap dinamis ini bukanlah hal baru dalam sejarah umat Muslim karena Nabi Muhammad SAW pernah mempraktekkan sikap dinamis yang begitu elegan dalam menghadapi komunitas Nasrani dan Yahudi di Madinah.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here